Bireuen {BN} Anggota DPRK Bireuen dari Fraksi Partai Golkar dan fraksi Juang Bersama dalam penyampaian pendapat akhir atas dua Rangqanun tahun 2020 dan penyampaian Rangqanun tentang LKPJ APBK Bireuen tahun anggaran 2019 di gedung dewan setempat, Rabu (22/7) sangat mengapresiasi Pemkab Bireuen yang telah menindak lanjuti persoalan pertokoan permanen berlantai dua sebanyak 29 unit yang beralamat di jalan T Hamzah Bendahara, Gampong Bandar Bireuen. (Lahan Ek PJKA-red).
Dalam Pendapat akhir yang dipimpin Ketua DPRK Bireuen, Rusidy Mukhtar, S. Sos yang didampingi pimpinan dewan, Sauqi Futaki, S.Phil I, serta dihadiri Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani, SH, M.Si, Unsur Forkopimda, Sekda Ir Zulkifli, Sp berserta sejumlah pejabat dilingkungan Pemerintahan kabupaten Bireuen.
Menurut penanggap, dari fraksi partai Golkar, Teuku Muhammad Mubaraq, pihaknya sangat mengapresiasi Pemkab Bireuen, menyusul dengan segara menyurati tim ahli bangunan gedung (TABG) dari Fakultas Teknik Unsyiah, sebagaimana yang telah disampaikan pada penyampaian jawaban Bupati Bireuen mengenai LKPJ Bupati Bireuen, beberapa waktu lalu.
Begitupun, fraksinya menilai bila persoalan ini, tidak menemuai titik temu atau solusi sebagaimanasampai aturan perundang-undangan yang berlaku, maka bangunan yang telah terlanjur di bangun, terpaksa harus di bongka, sehingga, tidak sampai terjadi preseden buruk bagi masyarakat Kabupaten Bireuen.
“Kepada Pimpinan DPRK Bireuen, bahwa kami dari fraksi Partai Golkar menyarankan dibentuk Pansus atau Panja DPRK Bireuen, karena kami melihat persoalan ini sudah berlarut-larut,” pinta Penanggap, Mubaraq
Apresiasi yang sama juga diberikan kepada Pemkab Bireuen yang disampaikan oleh penanggapnya, yang berharap adanya titik temu menyangkut kasus tersebut.
Namun Fraksi Juang Bersama, tidak sampai menyarankan dibentuknya pansus atau panja; seperti yang disarankan Fraksi Partai Golkar.
Selain itu Fraksi dari Partai Golkar yangh diketuai, Fazri Fauzan, juga sangat mengapresiasi kegiatan penertiban yang dilaksanakan Satpol PP dan WH Bireuen bersama TNI/Pori dan dinas terkait dalam beberapa minggu terakhir, tentunya harus menjadi atensi Bupati Bireuen. Artinya, kegiatan/pelaksanaan penrtiban tersebut harus di dukung oleh anggaran yang memadai.
Apresiasi terhadap Satpol PP dan WH Bireuen bersama TNI/Polri dan Dinas terkait juga disampaikan Fraksi Juang Bersama yang diketuai, Zulfikar Apayub, SE dan Wakilnya, Faisal Hasballah, SE, MSM. Fraksi ini, pedagang Kaki lima yang berjualan di dusun Capa Utara yang tergusur beberapa hari lalu oleh Satpol PP dan WH Bireuen untuk dapat diperhatikan, supaya mereka tidak hilang mata pencahariannya.
Fraksinya menyarankan bahwa kegiatan dimaksud sangatlah baik, maka seyogyanya setelah selesai pada Ibu Kabupaten Bireuen, harus segera dilanjutkan pada ibu kota kecamatan lainnya di kabupaten Bireuen, seraya menyebutkan dalam upaya mendukung kegiatan dimaksud, diminta kepada bupati harus segara memperbarui kembali Qanun-qanun Kebupaten Bireuen tentang Restribusi, Perizinan dan qanun-qanun lainnya yang sudah ketinggalan zaman.
Selain itu, penanggap meminta kepada Bupati Bireuen untuk segera mempercepat proses tender seluruh kagiatan pembangunan dalam Kabupaten itu, mengingat ke depan ini sudah memasuki musim penghujan. “ini sangat penting, mengingat jika terlambat dilaksanakan, maka sangat merugikan masyarakat kabupeten ini,” ungkap Mubaraq.
Di awal pendapat akhir Fraksi Partai Golkar, telkah mengapresiasi kepada Bank Aceh Syariah Bireuen yang selama ini memberikan deviden lebih kurang Rp 4, 9 milyar per tahun, yang hal itu, sangat menguntungkan bagi Pemkab Bireuen.
Dalam kesempatn tersebut, fraksinya sangat mengharapkan Bank Aceh syariah untuk mengambil bagian dalam rangka pemulihan ekonomi masyarakat yang sedangn terpuruk dan lebih pro aktif dalam menjemput bola .
“Sebagai contoh, mungkin dengan pemberian pinjaman kepada usaha masyarakat kecil menegngah (UNKM), yang hal itu, sesuai intruksi Presdiden RI,” papar Mubaraq, anggota dewan dari Dapil Juli-Jeumpa.
Fraksi Partai Golkar memuji alm, H Saifannur, Sos dan pasangannya Dr H Muzakkar A gani, SH, M.Si yang telah berhasil melaksanakan banyak sekali pembangunan-yang menyentuh masyarakat, bahkan masyarakat paling bawah. Sebagai contoh, keberhasilan pembangunan dan rehap ribuan rumah dhuafa, pembangunan waduk, pembangunan jalan dan insfratruktur lainnya, yang bahkan belum pernah tersentuh pada era sebelumnya.
“Untuk itu, kami berharap pembangunan yang berkelanjutan ini, dapat dilanjutkan lebih bannyak lagi, oleh Bupati Muzakkar, sesuai visi dan misi Bupati-wakil Bupati Bireuen pada waktu itu,” sebut Mubaraq.(Maimun Mirdaz)





