Diduga Tak Berizin, Gudang Limbah Bahan Bekas Resahkan Warga

Liputan H Manurung

BATAM | Bongkarnews.com – Aktivitas gudang penimbunan limbah barang bekas yang terletak di jalan Mandalai wilayah Sagulung, Batam diduga tidak memiliki izin usaha, gudang penumpukan limbah barang bekas juga disinyalir mengganggu lingkungan sekitar.

Keberadaan gudang tersebut juga berakibat pada keresahan warga, yang mana selain menimbulkan kondisi yang kurang sehat juga gudang tersebut membuat suasana tidak nyaman. Beberapa warga juga meminta agar pemerintah setempat baik Camat dan lurah agar meninjau ke lokasi guna menciptakan situasi lingkungan yang bersih dan sehat, serta kelayakanya.

Pantauan dilokasi gudang tersebut, tampak bak tronton milik perusahaan berwarna warni beberapa unit dan tumpukan sampah limbah berbagai jenis seperti kertas kardus, plastik-plastik bakas, besi-besi berbagai ukuran dan limbah bekas lainnya ditampung di gudang tersebut, dalam lokasi tersebut juga aroma tak sedap sangat menyengat.

Terlihat 2 orang diduga karyawan perusahaan mengendarai sepeda motor memakai tas warna hitam selesai transaksi jual beli besi.

Lubis, pengelola tempat tersebut mengatakan bahwa limbah barang tersebut dikumpulkan dari warga sekitar, setelah penuh barlah dikirim ke pabrik, katanya beberapa waktu lalu ketika awak media hendak konfirmasi tentang kelayakan usaha itu.

“Kalian dari wartawan, mau apa kemari dan dari mana tadi” Ucapnya didampingi seorang wanita separuh baya dengan wajah yang menunjukan sikap tidak senang dengan kedatangan media dilokasinya, belum lama ini.

Lebih lanjut, dirinya menyebutkan bahwa pemilik lahan adalah milik bosnya dan Lubis mengatakan dirinya hanya pengelola.

“Lahan ini punya bos, kalau barang-barang sudah penuh dikumpulkan kedalam bak besi tronton itu baru di bawa ke PT KSD Punggur dan gudang ini tidak ada namanya.”jelasnya mengakhiri.

EPAPER BONGKARNEWS

Redaktur (ofice)

Berani Mengungkap, Lugas Membahas