Bireuen | BN – Dinas Pendidikan, Pemuda Dan Olah Raga Kabupaten Bireuen mencanangkan penanaman pohon disepanjang Pantai Bireuen, yang penanaman pohon secara simbolis dilakukan Wakil Bupati Bireuen, DR H Muzakkar Abd Gani, SH, M.Si, seusai Pembukaan Gebyar Seni , Tarian dan Seni Musik Pelajar se Kabupaten Bireuen, di Kuala Jangka, Minggu (13/8).
Kabid Kebudayaan Pariwisata Dinas Pendidikan,Pemuda dan Olah Raga Kabupeten Bireuen, Drs Mustafa Amin mengatakan penanaman 1000 pohon akan melibatkan seluruh sekolah di Kabupaten Bireuen, untuk setiap sekolah diwajibkan menanam pohon cemara satu batang bagi sekolah dasar, khusus sekolah dasar. “Artinya, jika sekolah-sekolah berada dikecaman lain, maka penanaman dilakukan sepanjang pantai dalam kecamatan tersebut,” tuturnya.
Wakiul Bupati Bireuen, DR H Muzakkar Abd Gani, SH, M.Si dalam kesempatan mengunjungi pantai Kecaman Jangka , untuk membuka Gebjar Seni, Tarian dan seni Musik Pelajar Se kabupaten Bireuen berkenan Melakukan penanaman pohon cemara , di pantai Jangka. Penanaman secara simbolis itu disaksikan Kadis Pendidikan, Pemuda dan olah Raga Kabupaten Bireuen, Drs Narul Yuliansyah, Asisten I Setdakab Bireuen, Mursyid, Sp, para camat dalam Kabupaten Bireuen dan ribuan masyarakat Jangka yang memadati lokasi pentas seni.
Mwnyangkut ditempatkannya Jangka sebagai lokasi pegelaran seni, menurut Mustafa Amin sebagai apresiasi terhadap warga Jangka yang sudah sadar wisata. Untuk itu pihaknya menyatakan ucapan terima kasih karena ikut menciptakan Pantai Jangka sebagai tempat wisata Halal.”Hal ini, yang menitikberatkan dipilihnya Kuala Jangka sebagai lokasi pentas seni ,”Tutur Mustafa Amin
Menurut Mustafa Amin, pentas seni yang dilaksanakan pihaknya dalam rang memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 tahun 2017,yang diikuti seluruh PAUD/RA dalam Kabupeten Bireuen. Selain mempromasikan tempat wisata Kuala Jangka yang tidak kalah indahnya dari daerah lain, juga upaya meningkatkan sektor perekonomian warga setempat.
Juga Lomba bawa bola pingpong dengan sendok, dan gebyar seni lomba tari kreasi baru, selanjutnya, lomba lari pakai goni, untuk jenjang SD/MI, dan lari memakai kain sarung, untuk tigkat SMP/MTs. Aneka lomba cukup menarik perhatian masyarakat untuk menyaksikan aneka lomba yang dilaksanakan, apalagi sempat dihiburi penampilan Grup Cagok dari SDN 1 Bireuen, yang mengundang gelaktawa seribuan penonton (Maimun Mirdaz)





