SIAK (BN)Walaupun Anggaran Dana Desa (ADD) belum semuanya cair, namun pembangunan di beberapa kampung yang ada di Kecamatan Pusako sudah selesai, baik pembanguan dari anggaran APBN maupun APBD.
Hal ini disampaikan Sekdes/Krani Kampung Pedadaran Madi Saputra kepada Bongkarnews.com Selasa (22/10) diruangan kerjannya. Ia mengaku untuk pembangunan ADD tahap pertama baik dari APBN maupun dari APBD sudah siap semua, tinggal menunggu pencairan dana tahap kedua.
“Untuk tahun ini pembangunan yang kita prioritaskan adalah dua box cuper, gedung TK, drenase, jembatan pembatas dusun,semenisasi jalan dan pembangunan MCK Paud. Dan Alhamdulilah sudah terealisasi semuanya tinggal finising,”ujarnya dengan senyum.
Ketika ditanya terkait bagaimana mensiasati pembangunan agar bisa cepat selesai, ia mengaku itu semua dilakukan dengan kerjasama yang baik dengan masyarakat sehingga tidak ada kendala.
“Memang bagaimanapun kita tetap mengharapkan dana add tahap kedua bisa segera cair, karena selain untuk pembangunan desa juga untuk honor gaji guru MDA. Karena selama ini sudah hampir satu tahun guru MDA belum digaji,”ungkapnya
Hal senada disampaikan Penghulu Kampung Pusako Misrizal S.Sos, bahwa untuk pembangunan add dikampungnya untuk tahap satu sudah selesai dan tinggal menunggu dana tahap kedua.
“Sekarang sudah bulan sepuluh,sedangkan dana desa tahap kedua juga belum cair, untuk itu kita berharap agar dana add tahap kedua segera dicairkan karena masih ada lagi beberapa pembangunan yang belum dikerjakan,”harapnya.
Untuk menghindari agar pembangunan di kampungnya tidak bermasalah, Misrizal mengutamakam pembangunan yang rumit-rumit dikampungnya, seperti pembangunan gedung atau jembatan, sedangkan untuk pembangunan semenisasi jalan ia lakukan belakangan setelah dana desa tahap kedua cair.
“Add tahap pertama memang kita fokuskan untuk membangun pembangunan yang rumit-rumit, seperti gedung atau jembatan kerena kita tahu anggaran add tahap kedua biasanya cairnya ahir tahun jadi tak terkejar kalau untuk membangun gedung atau jembatan, dan yang pasnya untuk pembangunan semenisasi jalan kalau waktunya mepet,”ungkapnya.
“Kita sebagai pemerintahan kampung tentunya mengharapkan dana desa tahap kedua segera cair, dan pembangunan di kampung-kampung bisa terealisasi dan tidak ada masalah,”pungkasnya (sugianto)





