Ket. Foto : Tim Gabungan Polres Pakpak Bharat dan tim BPBD TNI dan masyarakat sedang melakukan pencarian enam korban mobil Inova. (Sampang Manik)
PAKPAK BHARAT | bongkarnews.com – Satu unit mobil pribadi jenis Kijang Innova warna hitam terjun bebas ke Jurang sungai Lae Kombih, jalur lintas Aceh-Sumatera Utara, tepatnya di Dusun Buluh Didi, Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe, (STTU) Jehe, Minggu (12/13/2021).
Kejadian naas tersebut terjadi pada Minggu dinihari (12/12/2021) sekira pukul 05.00 WIB. Mobil Kijang jenis Innova warna hitam dengan nomor Polisi BL 1537 EF yang dikemudikan Arman Yusuf (50), warga Desa Gampong Kubu Kecamatan Arongan Lambalek, Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Nangroe Aceh Darussalam (NAD), berangkat dari arah Subulussalam menuju Sidikalang.
Namun naas terjadi saat tiba di Dusun Buluh Didi, Desa Tanjung Mulia Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe (STTU) Jehe Kabupaten Pakpak Bharat, diduga supir mengantuk sehingga mobil yang dikemudikannya oleng ke arah kanan jalan (Off Control) dan masuk ke dalam jurang sungai Lae Kombih, mengakibatkan mobil, pengemudi serta penumpangnya diduga tenggelam ke dalam aliran sungai tersebut.
Humas Polres Pakpak Bharat, dikonfirmasi Senin (13/12/2021) menjelaskan berdasarkan keterangan dari Fauzul Rozi alias Jali pemilik Rumah Makan Bang Jali di Subulussalam, bahwa mobil Inova warna hitam Nopol BL 1537 EF, sekitar pukul 03.00 WIB, singgah di Rumah Makan Bang Jali, dan melihat 3 orang penumpang turun makan, kemudian pukul 04.00 Wib mobil tersebut berangkat menuju arah Pakpak Bharat.
Dari hasil pencarian yang dilakukan, diketahui bahwa jumlah penumpang mobil tersebut sekira 8 orang termasuk Supir, terdiri dari 4 laki-laki dan 4 orang wanita, namun beberapa saat kemudian diralat bahwa jumlah penumpang yang dibawa sebanyak 6 orang, 2 Laki-laki dan 4 wanita, sehingga jumlah seluruh korban dalam mobil tersebut bersama pengemudi sebanyak 7 (tujuh) orang karena berdasarkan keterangan Rahim onwer Travel JT Meulaboh, menerangkan bahwa sebelum mobil Toyota kijang Innova Nopol BL 1537 EF, berangkat dari Meulaboh pengemudi Arman Yusuf menghubungi onwer travel JT menjelaskan jika penumpang yang ada dalam mobil Inova tersebut hanya 6 (enam) dari 7 (tujuh) orang penumpang yanf sudah memesan karena satu orang penumpang tidak mau duduk di bangku dibelakang.
Dalam hal ini Kepolisian Resort Pakpak Bharat telah memeriksa sejumlah saksi mata dan mengumpulkan sejumlah barang bukti yang diduga serpihan dari mobil tersebut, berupa 1 (satu) keping asesoris benper belakang terbuat dari besi, 1 keping lampu sirif hiu warna hitam, 1 lembar liner bagian depan, 2 penutup lumpur, 1 talang air pintu, serta 10 lembar bon faktur pengantar barang.
Tim SAR Sat Brimob Subulussalam Polda NAD, juga telah turun ke TKP melakukan pencarian bersama-sama dengan BPBD Kabupaten Pakpak Bharat termasuk telah berkoordinasi dengan Basarnas Provsu, agar turun ke TKP untuk melakukan pencarian.
Hingga saat ini Senin (13/12), seluruh penumpang dan pengemudi belum juga ditemukan, pencarian terus dilakukan dengan melibatkan seluruh unsur. Jumlah korban diperkirakan sekira 7 (tujuh) orang.
Hingga berita ini dikirim, saat ini masih dilakukan pencarian penyelidikan dan pendalaman terhadap penumpang, serta Tim Basarnas, BPPD dan pihak kepolisian masih di TKP upaya pencarian apabila ditemukan segera dilakukan evakuasi.
(SpM)





