Satpol PP Sasar “Kota Sate” Lanjutkan Lanjutkan Penertiban

  • Whatsapp

Bireuen Aceh – Satpol PP dan WH berkoborai dengan anggota tim penertiban lainnya’ menyasar kota matanggeulumpang dua. Melanjutkan penertiban di kota terbesar ke dua di Kabupaten Bireuen Rabu (!4/7)

Dalam penertiban di “kota sate” itu, tim penertiban yang di pimpin Kasatpol PP dan Wh Kabupaten Bireuen, Charulah Abeut, SE segera melakukan eksekusi terhadap pemilik toko yang mengunakan terali besi, dilingkungan toko yang berlokasi seputaran jalan nasional Medan – Banda Aceh.

Bacaan Lainnya

example banner

Sebanyak 35 petugas penegak Qanun dan dua unit mobil dumtruck diterjunkan kelokasi, tentu saja dengan menggunakan alat mesin gerinda pemotong besi dan alat bantu lainya, Hasilnya sejumlah Terali besi yang terpajang kokoh didepan toko swalayan dan beberapa toko kelontong di kawasan “kota sate” itu telah berhasil ditertibkan.

Menurut Charuulah Abet’ penertiban yang menyasar ke ibukota Kecamatan ‘Peusangan, merupakan agenda lanjutan dari kegiatan penertiban yang sudah belumnya.di laksanakan di Bireuen.”Hal ini, sebagai wujud ketegasan serta konsisten dalam menegakkan perbub No 8 Tahun 2018 dan Qanun No 18 Tahun 2010 di Kabupaten Bireuen,” sebut.

Sebanyak 35 petugas penegak Qanun dan dua unit mobil dumtruck diterjunkan kelokasi , dengan menggunakan alat mesin gerinda pemotong besi dan alat bantu lainya, Alhasil , sejumlah Trali besi yang terpajang kokoh didepan toko swalayan dan beberapa toko kelontong di kawasan kota sate Matang itu berhasil ditertibkan.

Penertiban di Matanggeulumpang merupakan agenda lanjutan dari kegiatan penertiban yang sebelumnya telah dilaksanakan di ibukpta kecamatan kota juang Bireuen beberapa hari sebelumnya. ” Ini sebagai wujud ketegasan dan konsisten dalam upaya menegakkan perbub No 8 Tahun 2018 dan Qanun No 18 Tahun 2010 di Kabupaten Bireuen, apabila itu dilanggar maka bakal menerima konsekwensinya,” tegas Kasatpol PP dan WH Bireuen Chairullah Abed SE yang memimpin langsung Tim Penertiban terpadu Pemkab Bireuen

“Chaerullah menyebutkan, jika dalam penertiban itu, petugas turut membantu pedagang, saat membongkar krangkeng besi, bahkan ada juga sebagian dari para pedagang membongkarnya sendiri, untuk itu,menghimbau kepada pedagang agar menaati aturan dan tidak memasangnya kembali ” jelasnya

Dijelaskannya petugas Satpol PP dan WH Bireuen sebagai ujung tombak dalam penegakan Qanun telah bekerja dengan maksimal dan menjalankan tugas di lapangan sesuai SOP. Penertiban Satpol PP dan WH Bireuen yang bertugas selalu mengedepankan pendekatan persuasif dengan masyarakat, dan tetap berkodinasi dinas terkait dan unsur lainnya.”Seperti halnya dalam berkoordinasi bersama dinas terkait dan anggota TNI dan Polri, dan unsur lainnya, untuk meminimalisir hal yang tidak diinginkan,”jelasnya

Dikatakan, dukungan serta partisipasi, aku Chaerullahmasyarakat untuk selalu patuh dan taat peraturan yang berlaku harus ditaati sebagai wujud kerjasama’demi Kabupaten Bireun ke depan’, yang tertata rapi, ndah dan asri.

Dijelaskan, meskipun begitu dalam penertiban di ibukota Kecamatan Peusangan, anggota tim juga ikut membantu pedagang saat membongkar krangkeng besinya. Babahkan ada juga sebagian dari para pedagang membongkarnya sendiri.

Pihaknya mengimbau, kepada para pedagang, agar menaati aturan dan tidak memasangnya kembali terali besi yg telah dibongkar itu. Adapun, tim terpadu yang dipimpin dalam bertygas selalu mengedepankan pendekatan persuasif dengan masyarakat.

Selain tetap berkodinasi dengan dinas terkait dan berbagai elemen masyarakat lainnya.”Koordonasi bersama dinas terkait dan unsur lainnya, baik amggota TNI dan Polri, juga selalu kita bangun guna meminimalisir hal yang tidak diinginkan, “tandas chaerullah, SE.(Maimun Mirdaz)

Pos terkait