Peserta Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba Layak Mendapat Rekor MURI

  • Whatsapp

Tobasa, BN.

Peserta Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba 2016 yang dilaksanakan minggu lalu di Balige yang diikuti 6.143 peserta karnaval dari 26 Provinsi dan 7 Kabupaten/Kota se Sumatera Utara layak mendapat rekor MURI.

Bacaan Lainnya

“Peserta karnaval ini sudah bisa diusulkan mendapat MURI, sedangkan sewaktu pelaksanaan karnaval kemerdekaan yang dilaksanakan di Kalimantan saja pesertanya hanya sekitar 5000 an, sudah mendapat rekor MURI, sedangkan di sini melibatkan peserta karnaval 6.143 orang,” ujar Bupati Toba Samosir, Darwin Siagian, Selasa (23/8/2016) di sela-sela acara temu Pers di gedung Pendopo samping rumah dinas bupati.

Bupati sangat mengapresiasi seluruh rangkaian acara karnaval yang dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo beserta sejumlah menteri. “Sungguh suatu kebanggaan bagi masyarakat Tobasa, karena acara karnaval itu berjalan lancar, apalagi acara karnaval itu dihadiri puluhan ribu masyarakat,” tandas Darwin Siagian yang juga didampingi wakil bupati Tobasa Hulman Sitorus.

Untuk itu, sambung Darwin Siagian, melalui momen ini, pemerintah Kabupaten Toba Samosir mengucapkan terimakasih kepada seluruh elemen masyarakat, terutama kepada panitia, pihak keamanan, insan Pers yang telah bersusah payah, mendukung dan  membenahi acara ini.

“Semuanya bersuka ria, pihak keamanan juga gigih mengatur dan mengamankan setiap acara, begitu juga dengan para Insan Pers aktif dan konsen mempublikasikan berita mulai dari rencana kegiatan hingga puncak acara pelaksanaan karnaval ini,” sebut Darwin Siagian.

Namun Bupati juga tak memungkiri, karena setiap kegiatan pasti ada kekurangan dan kelemahannya, jika ada pelayanan dari panitia yang kurang berkenan, mohon dimaklumi, karena itu sudah di luar kemampuan Panitia dan Pemkab Tobasa.

Sementara Bupati juga menjelaskan, soal pendanaan Perayaan karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba, seluruhnya ditanggung oleh Pemerintah pusat.

“Hampir semua dibiayai pemerintah pusat, kita hanya memfasilitasi saja. Biaya inti itu seluruhnya ditanggung Sekretaris Negara,” kata Darwin Siagian.   (AP)

 

Pos terkait