Pelayanan PLN Kecewakan Warga Desa Lau Lebah

  • Whatsapp

 

Sidikalang, BN

Bacaan Lainnya

example banner

Pelayanan PLN Ranting Sidikalang dinilai kecewakan warga Desa Lau Lebah, Kecamatan Gunung Sitember, Kabupaten Dairi. Hal itu disebabkan, seratusan Kepala Keluarga yang tinggal di Desa Lau Lebah sudah bertahun-tahun membuat permohonan agar jaringan listrik dipasang ke rumah warga. Namun hingga kini hanya sebahagian yang baru terpasang.

Salah seorang warga Desa Lau Lebah, H Sinaga (45) kepada wartawan, Kamis (25/8) mengatakan, pemasangan meteran lampu baru dipasang pada awal bulan Juli lalu, itu pun   belum semua pemohon yang dapat meteran. Menurut keterangan dari PLN, meteran lampu sedang kosong sehingga belum semua terpasang.

Disebutkan Sinaga, untuk menghadapi Hari Raya Idul Fitri kemarin, sekitar tiga puluh meteran sudah dipasang, akan tetapi satu meteran dibagi untuk tiga rumah”, Menurut keterangan dari  pemasang meteran satu meteran dibagi untuk tiga rumah menunggu meteran dipasang kemudian, sebutnya.

Kepala Desa Lau Lebah, Tetap Karo Karo saat dikonfirmasi wartawan melalui telepon selulernya mengakui baru tiga puluh rumah yang terpasang meteran, dari 100 KK yang sudah membuat permohonan kepada PLN. Kepala Desa berharap, agar semua pemohon dapat secepatnya memdapat pemasangan meteran lampu.

Sementara Kepala PLN Ranting Sidikalang Ruslan Dianto melalui Junior Officer (JO), Ramses Siallagan dikonfirmasi di Kantor Jalan Sudirman Sidikalang mengatakan membantah  kekosongan KWH (meteran) yang tidak ada, tapi permohonan dari warga Desa Lau lebah yang tidak sampai ke PLN, berdasarkan data pemohon yang sudah masuk dan terpasang meterannya dari Desa Lau Lebah Kecamatan Gunung Sitember berjumlah 40 pelanggan.

“Dari data yang sudah masuk dan terpasang baru empat puluh pelanggan, sedangkan permohonan untuk pemasangan baru sampai saat ini belum ada, jelas Siallagan.

Lebih rinci Siallagan mengungkapkan, untuk biaya penyambungan dari PLN, jika KWH (meteran) 450VA hanya Rp. 434.000 ditambah Rp. 60.000 untuk setiap KWH (meteran) 450VA dan Rp. 70.000 untuk KWH 900VA biaya Sertifikat Laik Operasi (SLO) kepada Kontraktor Instalatir  yaitu  PT. Konsuil Perdana Indonesia untuk wilayah Sumatera Utara area Binjai.

Informasi yang dihimpun Wartawan, dari seratusan warga yang sudah bermohon untuk pemasangan arus listrik ke rumah masing masing sudah menyerahkan uang muka antara Rp. 1 juta hingga Rp. 2,5 juta kepada pendata yang mengaku dari petugas PLN Kantor Jaga Tanah Pinem. (bd.007)

Pos terkait