Oknum TNI Diduga Kuasai Togel di Siantar dan Simalungun

  • Whatsapp

SIMALUNGUN I bongkarnews.com-Praktik perjudian tebak angka berhadiah jenis togel (toto gelap) Singapura dan Hongkong maupun Sidney semakin marak di wilayah hukum Polres Siantar dan Polres Simalungun hingga saat ini masih tetap bebas beroperasi dan sepertinya tidak pernah tersentuh oleh hukum.

Bahkan kuat dugaan terjadi pembiaran karena sesuai informasi yang berkembang di kalangan masyarakat bahwa uang stabilnya (pengamanan-red) terkondisikan kepada aparat dan LSM maupun insan pers.

Bacaan Lainnya

example banner

Hasil informasi di lapangan, bahwa ada oknum TNI AD disebut-sebut menguasai omset judi togel ini. Seperti halnya oknum berinisial DN yang bertugas di salah satu markas TNI seputaran jalan Siantar – Tanah Jawa.

Begitu juga oknum berinisiaal MS yang juga oknum TNI yang bertugas di sekolah ketentaraan Kodam I/BB di Pematangsiantar.

Menyikapi hal di atas masyarakat berharap kepada Kapolres Simalungun dan Kapolres Kota Pematangsiantar, supaya bekerja sama dengan Kodim 0207/Simalungun dan Dandenpom I/1 Pematangsiantar, supaya segera menindak dengan tegas oknum TNI yang terlibat dalam praktik perjudian jenis togel di Siantar dan Simalungun.

“Jangan hanya jurtulnya yang ditangkapin, oknum TNI yang terlibat itu juga harus ditangkap,” ujar warga yang tidak ingin namanya diekspos.

Sementara itu Ketua Forum Orang Miskin Sumatera Utara (Formikom) Lipen Simanjuntak, Rabu (28/4/2021) mengatakan bahwa oknum berseragam seperti DN dan MS tidak layak dan pantas menjadi bagian dari instutusi dimana dia bernaung.

” Apa tak malu intitusinya bila ada anggotanya jadi bagian dari kegiatan judi?”, tanyanya.

Dia juga menegaskan bahwa saat ini diperlukan keberanian dan keseriusan dari pihak kepolisian Siantar dan Simalungun juga CPM (Corps Polisi Militer) dalam memberantas keterlibatan oknum TNI yang melakoni judi togel.

“Kita butuh tindakan nyata dari pihak Kepolisian dalam hal ini Kapolres Simalungun dan Kapolresta Siantar bekerja sama dengan Dandenpom I/1 Siantar, karena mereka berkewenangan dalam menindak oknum TNI yang terlibat tindak pidana termasuk perjudian,” ungkapnya.

Sampai berita ini diterbitkan ke meja redaksi, pihak Polres Siantar dan Polres Simalungun serta Denpom I/1 belum berhasil dimintai keterangannya. (ep)

Pos terkait