Jumlah Kenderaan “Plat Z” Meningkat Tajam, Pemda Perlu Antisipasi Penyeimbang Sejak Dini

Kepala Dinas Perhubungan Sekretariat Daerah Kabupaten Bireuen Mulyadi SE,MM

BIREUEN | BN – Kemajuan Zaman yang dibarengi dengan peningkatan pendapatan masyarakat secara menyeluruh akan mempengaruhi terhadap persediaan kebutuhan masyarakat dalam segala aspek. Prosess mendapatkan Rupiah yang dirancang manusia  dari berbagai aspek juga akan terlihat dari kasat mata beragam pembangunan gedung yang  terhampar serta meningkatnya jumlah alat transportasi (kenderaan) dari berbagai katagori kepentingan dalam berbagai bidang.

Khusus untuk Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh,menyangkut peningkatan jumlah alat transportasi sepedamotor menurut data resmi  dari Badan Pengelolaan Keuangan Aceh menyebutkan pertahunnya tidak kurang dari 10.000 unit sepedamotor  yang terdata  resmi bernopol Z antara lain  Bagian urusan Surat Kenderaan Bermotor Samsat Bireuen mengalami penambahan sangat pesat.

Bacaan Lainnya

Dalam satu perbincangan perkembangan kinerja Dinas Perhubungan Kabupaten Bireueun yang awalnya menyentuh tema mengenai pembagunan ruko berbarengan dengan pembangunan jalan dua jalur keramaian lahan PT KAI depan RSUD dr Fauziah Bireuen, yang banyak mendapat kata “keluh-kesah”  dan kritik “manja” karna mengingat kawasan tersebut awalnya digembar-gembor akan didesain dengan kawasan taman terbuka hijau oleh pemerintahan setempat.

“Green Open Space” atau Ruang Terbuka Hijau (RTH) adalah area atau jalur dalam kota/wilayah yang penggunaannya bersifat terbuka. Dikatakan ‘hijau’ karena RTH menjadi tempat tumbuh tanaman—baik secara alamiah ataupun yang sengaja ditanami. Pengadaan RTH dalam Pusat Keramaian Kota diakui memang terkesan suasana ramah, sejuk dan sehat bagi warga yang mangkal.

Namun Sebaliknya Juga, Kadis Perhubungan Bireuen Mulyadi SE,MM meluruskan, adapun program pemda membangun jalan dua jalur dan pembangunan puluhan unit ruko oleh pihak ketiga PT KAI dilintasan jalan keramaian depan RSUD dr Fauziah Bireuen itu adalah hasil ketetapan koordinasi  final dengan pihak pemerintah daerah serta pihak terkait lainnya yang tujuannya juga untuk antisipasi kemacetan dan keindahan pusat kota kabupaten.Menurut Mulyadi, diatas kertas ruang terbuka Hijau memang terkesan adem, asri member keindahan beda dan sejuk bagi warga saat melintas.

“Namun siapa yang bisa menjamin kalau dalam lingkup Ruang Terbuka Hijau tersebut tidak akan muncul tempat berlindung lain seperti Tenda Biru dan rumah-rumah karton dadakan milik entah siapa sebagaimana yang pernah berlaku ditaman depan BNI di era kepemimpinan Bupati Mustafa A Geulanggang waktu itu.?,” tukas Pak Mul, yang saat dijumpai media ini diruang kerjanya nya 14 November 2017, didampingi bawahan setianya Kabid Permotoran Dan Terminal, Muhammad Ali,SP.

Mantan Kabag Keuangan Sekretariat DPRK dan Sekretaris DPKKD Pemda Bireuen ini juga menegaskan terhadap masyarakat agar tidak member image negative dalam kebijakan yang sedang dilaksanakan pemerintah Bireuen depan RSUD dr Fauziah Bireuen yang sudah sekian lama menjadi PR SKPK nya akibat seringnya terjadi kemacetan dari pengguna jalan.

“Tolong nilai dengan image  positifnya, karena inisiatif pemda tidak sedikitpun terkait dengan kepentingan pribadi atawa adanya pengaruh kuat dengan unsur politis apa atau siapapun,” begitu antara lain harap Mulyadi SE,MM.

Fokus terhadap thema dasar yakni terkait peningkatan jumlah kenderaan milik warga Bireuen dari berbagai jenis,  Mulyadi mengaku mulai sekarang mulai menjadi PR pihak SKPK yang dinakhodainya nya untuk mencari perimbangan dengan tujuan menghindari kemacetan serta kerawanan laka lantas yang tak terhindarkan.

Mulyadi juga mungupas, sekarang ini saja pemandangan jalur lalu lintas dijalan-jalan utama dan dalam kota sudah sedemikian sumpeg dan rawan macet. Demikian pula dengan persediaan lahan sarana parkir yang memang sudah terisi penuh diberbagai pojok kota.

“Itu yang Nampak dari pandangan mata sekarang ini saja, bayangkan 4 – 5 tahun mendatang yang jumlah sepeda motor lalu lalang dijalanan saja bertambah hingga 50.000 (lima puluh ribu unit) lagi, entah bagaimana suasana hiruk-pikuk jalan raya serta sitem antisipasi keselamatandi jalan raya nan padat nantinya,” urai pejabat eselon II yang tergolong usia muda dan berbakat Mulyadi SE, MM.

Sesuai dengan angka yang tertuang dalam data Laporan Rekapitulasi Jenis Data Kenderaan Wilayah Kabupaten Bireuen yang ditandatangani Pejabat Badan Pengelolaan Daerah Aceh Kepala UPTB Wilayah III Bireuen IrfansyahSiregar,  SE Ak.MSi, laju peningkatan jumlah kenderaan yang paling menohok adalah pada jenis kenderaan sepedamotor E1 – Pribadi plat hitam yang mencapai lebih dari 10.000 unit bertambah jumlah pertahunnya.

Sebagaimana tertuang dalam data resminya, jumlah sepeda motor E-1 Plat Hitam dikabupaten Bireuen (nopol Z) pada tahun 2014 berjumlah 108.380 unit. Sementara satu tahun berikutnya 2015 totalnya bertambah menjadi 119.542 unit dan kemudian pada tahun 2016 jumlah angkanya melejit pada angka 129.583 unit.

Selain sepedamotor jenis E-1 plat Hitam terhadap sepedamotor plat kuning dan merah pun memilki grafik meningkat meskipun tidak begitu laju. Begitupun terhadap beragam jenis kenderaan jenis lainnya baik dari jenis Sedan dan Jeep A-1 pribadi, umum dan dinas, Minibus dan Microbus, Bus,Pick Up dan Truck sampai kepada jenis kenderaan alat berat dan Ransus juga terus mengalami peningkatan jumlah demi mengimbangi keperluan serta kebutuhan seiring tuntutan zaman.

Karenanya,  Mulyadi menerangkan jika persoalan peningkatan jumlah alat transportasi yang meningkat tajam seiring dengan peningkatan kesejahteraan hidup masyarakat setempat layak bagi pemerintahan Kabupaten Bireuen untuk merancang serta menyiapkan program penawarnya dari sekarang ini.

 “Setidaknya ya menyiapkan lahan-lahan mangkal atau sarana tempat parkir baru, utamanya diseputaran Pusat Kota Kabupaten, serta berupaya membuka jalur lintas nan khusus. Kalupun tidak ada rancangan antisipasi dari dini dipastikan soal ini akan menjadi bomerang atau PR serius bagi pengambil kebijakan di Kabupaten Bireuen kita ini ,” demikian tandas Kadis Perhubungan Setdakab Bireuen Mulyadi SE,MM. (Roesmady)

Pos terkait