Gubsu Hadiri Puncak Peringatan Harganas XXV Tingkat Provsu 2018

  • Whatsapp

SERGAI | Bongkarnews.com – Pada peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) XXV Tahun 2018 ini terdapat 3 (tiga) hal yang di bangun oleh keluarga yakni cinta keluarga,cinta terencana dan cinta Indonesia.keluarga yang kuat di bangun dengan kebersamaan yang kuat.sedikitnya keluarga harus dibangun dengan makan malam bersama, minimal sekali dalam seminggu supaya kita semakin erat hubungannya dan kuat berakar dalam keluarga.hal ini adalah untuk membangun cinta keluarga.

Demikian Sambutan Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir.H.Soekirman dalam sambutannya pada puncak peringatan Harganas XXV tingkat Provinsi Sumatera Utara (Provsu) Tahun 2018, bertempat di Pantai Pondok Permai, Kecamatan Pantai Cermin, Rabu (19/9) yang di hadiri Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Letjen TNI (purn) H.Edy.Rahmayadi,mewakili Kepala BKKBN RI Deputi Bidang KB dan Kesehatan Reproduksi Dra Yayuk Rahayu Msi, Kepala BKKBN Provsu Drs.Temazaro zega ,M.kes,Bupati/ Walikota se- Sumut,Unsur Forkopimda Sumut dan Forkopimda Sergai, Kadis pengendalian penduduk dan KB Provsu dr Ria Novida Telaumbauna M kes,

Bacaan Lainnya

Ketua TP PKK Provsu Ny.Nawal Lubis Edy Rahmayadi,Wabup H.Darma Wijaya,Para asisten,Staf ahli Bupati,OPD Provsu dan OPD Sergai, Camat dan TP PKK se-.Sergai, Kader PKK Provsu dan Sergai, Penyuluh KB serta undangan Lainnya.

Kemudian yang ketiga adalah cinta Indonesia yaitu membangun cinta Indonesia juga harus di mulai dari lembaga terkecil di masyarakat yakni keluarga.setiap keluarga harus menumbuhkan rasa cinta kepada Indonesia sehingga menghasilkan generasi muda yang berkualitas dan mengharumkan nama bangsa di masa yang akan datang.untuk itu Bupati Soekirman mengajak para kader PKK untuk membangun keluarga hebat dan sejahtera di Sumut.

Lebih Lanjut di sampaikan Bupati yang kedua adalah cinta terencana yakni merencanakan pernikahan yang baik dan
merencanakan keluarga dengan baik,dengan merencanakan keluarga dengan baik akan mengurangi permasalahan sosial yang potensial terjadi di masyarakat.

Sementara itu Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Letjen TNI (purn) H.Edy Rahmayadi mengemukakan bahwa tingkat perceraian di Sumut sebanyak 2000 kasus pertahun, tingkat kematian bayi dan permasalahan terkait keluarga lainnya merupakan permasalahan sosial yang harus kita cari tahu penyebabnya dan penanganannya sehingga tidak bertambah setiap tahun.

Ditambahkan Edi Rahmayadi, untuk penanganan setiap permasalahan sosial dalan masyarakat adalah demi mempermudah kehidupan masyarakat dan merupakan tanggung jawab kita bersama.oleh karena itu mari kita bangun dari tidur kita dan membangun Sumatera Utara bersama-sama di mulai dari keluarga.kepada kader para PKK membangun Sumut mulai dari keluarga,masyarakat yang berprestasi juga di mulai dari keluarga yang kuat dan tangguh sehingga melahirkan anak-anak yang unggul.

“ini saatnya bahu membahu bersama-sama membangun daerah yang kita cintai ini,bersatu padu dan melupakan perbedaaan pandangan yang ada karena kita menuju pada tujuan yang sama untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera.”ujar Gubsu.

Salah satunya adalah dengan mensukseskan program keluarga berencana dan kependudukan yang saat ini sudah menunjukkan kemajuan pesat.oleh karena itu di sampaikan apresiasi kepada Kepala Daerah,Dinas terkait dan semua tenaga lapangan di Provinsi maupun di pemerintahan Kabupaten/Kota khususnya dalam mensosialisasikan alat kontrasepsi jangka panjang bagi para akseptor.”kata kepala BKKBN RI.

Dalam kesempatan yang sama Kepala BKKBN RI yang di bacakan Deputi bidang KB dan Kesehatan Reproduksi Dra Yayuk Rahayu,M.si mengutarakan,hidup kalau terencana maka semua akan lebih mudah,maka pemerintah harus lebih memperhatikan masyarakatnya.saat ini BKKBN sudah berusia 50 tahun,program KKBK dari BKKBN merupakan bagian dari pembangunan SDM dengan membangun keluarga yang berencana,karena keluarga yang terencana akan menghasilkan keluarga yang berkualitas di bandingkan dengan keluarga karena bencana.

Di sela-sela acara di serahkan juga bantuan alat teknologi tepat guna (ATTG) bagi kelompok UPPKS untuk 5 kelompok dan dari sergai yang di terima kelompok ranjungan kecamatan pantai cermin.penyerahan 45 sertifikat keterampilan tenaga kerja konstruksi secara simbolis.(Fadli)

Sebelumnya,Kadis pengendalian penduduk dan KB Provsu dr.Ria Novida selaku panitia dalam laporannya menyampaikan rangkaian acara peringatan Harganas ke XXV yang berlangsung selama 2 hari,18-19 September 2018 antara lain bedah rumah tidak layak huni sebanyak 30 rumah di Desa Bingkat, Kecamatan Pegajahan, akte kelahiran gratis kepada 4.000 anak ,sosialisasi kampung KB dan PIK terbaik se-Sumut,talkshow dan pameran,lomba masak ikan,advokasi program KKBK oleh BKKBN Sumut.sedangkan untuk pelaksanaan Harganas ke XXVI di jadwalkan akan di gelar di kota Madina.” paparnya.

Pos terkait