BIREUEN | BN – Kasus Penipuan dengan Modus Operandi mencatut nama petinggi Polri Polres Bireuen sedang marak berlaku Kabupaten Bireuen, di sinyalir sejak satu minggu lalu. Pelaku menyamar sebagai Kasat Reskrim Polres Bireuen Iptu Rizki Andrian dengan cara menghubungi sejumlah pejabat teras pemkab untuk memintai rupiah dengan mentransfer ke nomor rekening yang diarahkan.
Hingga Senin 17 September 2017, setidaknya dua pejabat eselon II Bireuen yakni Kadis Pertanian dan Peternakan Ir Alie Basyah dan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Drs Nasrul Yuliansyah MPd yang sempat dijadikan sasaran korban oleh sang pelaku.
Dari dua pejabat senior bidangnya di Kabupaten Bireuen yang jadi sasaran korban itu, Kadis Pertanian dan peternakan Alie Basyah dinilai terlalu polos untuk dibohongi penipu yang mengaku Kasatres Bireuen itu. Sebesar Rp 9 juta berhasil diperoleh pelaku dari dua kali transfer ke rekening yang diarahkan pelaku.
“Saya dihubungi dan sms orang yang mengaku Kasatreskrim Polres Bireuen, yang sedang mengalami hal mendadak dan butuh bantuan sejumlah uang untuk keluar dari persoalannya itu.
Kepada Bongkar News Alie Basyah mengaku, Tanpa perasaan kena tipu, saya kirimkan dengan ATM sisa saldo rekening saya Rp 5 juta, Sabtu 16 September 2017, kemudian karena pelaku jahil mengaku uang Rp 5 juta belum akan membantu dan minta dikirimkan tambahan lagi.
Permintaan lanjutan kemudian Kadis Pertanian Bireuen meminta bantuan bawahannya untuk membantu mengirimkan sejumlah uang dalam kapisitas pinjaman pribadinya, Sembari menyodorkan nomor rekening yang sama dengan nomor rekening yang telah dikirimkan pertama. Kebetulan bawahan saya cuma punya kuasa saldo Rp 4 juta, dan sebegiitulah yang mampu dipenuhi. ,” ungkap Alie Basyah saat berada di Warung Nasi Ayah Doly Senin 18 September 2017 usai makan malam.
Pada saat pengiriman dilakukan melalui salah satu Box ATM BRI di Kota Kabupaten Bireuen pada bukti Slip pengiriman tertanggal 16 September 2017, tertera Nomor Rekening 134401009166507 dengan nama Sawal Siagian selaku pemilik Norek bersangkutan.
Sementara sasaran Kadis Pendidikan Ir Nasrul Yuliansyah MPd yang sedang gencar dihubungi secara bertubi menggunakan nomor Hp 082365663363 sampai usai waktu shalat magrib Senin 18 Sepetember 2017, belum termakan dengan sistem yang diperankan “sipenipu” terhadap dirinyanya.
Kepada Wartawan BongkarNews yang kebetulan juga sedang berada di Warung Makan Ayah Doly untuk makan malam, Nasrul Yuliansyah sempat menanyakan nomor Hp Kasatres ingin memastikan apakah Pak Kasat mengantongi nomor lain selain nomor yang sudah lama di save olehnya.
Kadis Pendidikan Bireuen juga sudah merasa kalau yang menghubungi dirinya bukanlah dari sosok Kasatres Bireuen . “Tidak mungkinlah seorang Rizki Andrian nekat minta- minta uang terhadap pegawai pemerintahan, apalagi dengan menghubungi seseorang tepat pada waktu “AllahuAkbar “ shalat magib berkumandang.
Semirip apapun action intonasi si penelpon, firasat saya lebih kuat berkata “mustahil” hal ini diperankan oleh Kasat Rizki Andrian benaran “Jangankan untuk menghiba dan menyamar dengan cara demikian, Untuk kebutuhan melangsungkan acara peresmian atas pernikahan dengan jodohnay di Riau Pekanbaru belum lama ini, tentunya memerlukan persiapan dana ektra. Namun Pak Kasat merahasiakannya dan tidak mengundang khusus kalangan pejabat Bireuen selaku mitra kerja tempat tugasnya, ,” demikian papar Nasrul Yuliansyah yang turut mengingat serta menyadarkan Alie Basyah yang telah menjadi Korban Rp 9 juta.
Atas Peristiwa yang sudah tercatat modus operandi pintar dan terorganisir tersebut Kasat Reskrim Polres Bireuen yang dihubungi Bongkar News Senin 18 September 2017 Iptu Rizki Andrian Sik menyatakan diri pribadinya tidak pernah bertindak sehina itu didaerah tugas, dan dimanapun.
Karenanya Kasat Rizki, kembali mewanti-wanti tegas, untuk tidak ada pihak atau oknum siapapun yang percaya dan memenuhi harapan atau tuntutan mengharaopkan uang dengan cara apapun yang mengatasnamakan nama Kasatres Bireuen Rizki Andrian serta atau siapapun yang mengaku oknum Kepolisian Polres Bireuen. (Roesmady)





