Bahrumsyah Minta Komisi II Peduli Pengawasan Prokes PTM Terbatas

MEDAN I bongkarnews.com-Wakil Ketua DPRD Medan HT Bahrumsyah SH berharap sesama rekannya Anggota Dewan di Komisi II yang membidangi pendidikan agar lebih peduli melakukan fungsi pengawasan terkait protokol kesehatan (Prokes) dengan diberlakukannya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di Kota Medan. Sehingga pelaksanaan PTMT kiranya maksimal dan kolaborasi eksekutif dan legislatif berjalan baik.

Harapan itu disampaikan Bahrumsyah, Selasa (09/11/2021) menyikapi terlaksananya PTM terbatasa di Kota Medan dan minimnya kepedulian apalagi pengawasan dari komisi II DPRD Medan.

Bacaan Lainnya

Bahrumsyah menyampaikan, untuk memantapkan dan suksesnya pelaksanaan PTM terbatas khususnya bagi pelajar SD dan SMP di Kota Medan. Komisi II diharapkan turun meninjau sekolah guna melakukan pengawasan agar dipastikan mematuhi Prokes.

“Apa salahnya Komisi II berkenan meninjau pelaksanaan PTM terbatas memastikan mematuhi Prokes. Demi kebaikan masyarakat Kota Medan juga. Kita sangat menyayangkan kurangnya kepedulian anggots dewan di Komisi II,” ujar Bahrumsyah.

Selanjutnya, selaku Ketua DPD PAN Kota Medan itu menyampaikan agar Dinas Pendidikan (Disdik) Medan dapat mengikuti kebijakan Walikota Medan Bobby Nasution yang hanya memperbolehkan PTMT bagi siswa SD Kelas 4,5 dan 6, dengan melakukan pengawasan di lapangan. Sebab pada kenyataannya banyak sekolah swasta yang memberlakukan PTM terbatas bagi SD Kelas 1,2 dan 3 sampai kelas 6.

“Kebijakan Walikota itu seharusnya dapat disikapi Komisi II DPRD Medan dengan melakukan pengawasan, masukan dan kritik sehat,” harapnya.

Sama halnya, dengan penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) bagj sekolah swasta dan negeri di Medan yang diperbolehkan untuk peruntukan perlengkapan Prokes. “DPRD kan dapat mengawasi dan mengetahui sejauh mana penggunaan dan kebutuhan sekolah terkait itu,” sebut Bahrumsyah.

Sementara Ketua Komisi II DPRD Medan, Surianto (Butong), mengakui pihaknya belum ada melakukan peninjauan ke sekolah-sekolah dalam proses PTMT. Namun begitupun, pihaknya telah menekankan ke Disdik Kota Medan agar setiap sekolah menerapkan Prokes yang ketat guna menghindari cluster baru penyebaran Covid-19.(ndo)

Pos terkait