Tim Penyuluhan Puskesmas Sosialisasi Antisipasi HIV

5 Tim petugas Penyuluhan Puskesmas Patumbak sosialisasi periksa warga dan ibu hamil antisipasi HIV.(Foto:S Panjaitan SH)

PATUMBAK, BN-

Lima Tim dari Petugas Penyuluhan Puskesmas Patumbak, bersosialisasi dalam program antisipasi HIV memeriksa warga dan Ibu hamil. Adapun Tim yang di pimpin Ny Liberti boru Ginting,dan empat anggota tim, yakni Rosmawati boru Napitupuluh, Dorlan Sinurat, Leli Arta boru Sinaga, Wiwin Irmayani.

Bacaan Lainnya

Acara yang diselenggarakan di Aula Desa Patumbak Kampung, pada Jum’at ( 23/3 ) lalu, di mulai pukul 11.00 WIB siang,  dihadiri oleh puluhan warga dan Ibu hamil serta jajaran Kepala Desa Patumbak Kampung. di buka langsung ketua Tim Petugas Penyuluhan , Liberti boru Ginting.

Liberti, pada kesempatan acara, menjelaskan visi dan misi arti dari penyuluhan antisipasi HIV, sembari mempersilahkan yang hadir untuk memberikan pertanyaan, diantara pertanyaan itu yakni,“  bagai mana tanda – tanda orang yang terjangkit  penyakit tersebut dan bagaimana cara antisipasi serta menghindarinya, agar tidak tertular ke masyarakat lainya, juga obat yang diberikan.

Liberti, langsung memberikan jawaban, katanya, penyakit HIV adalah penyakit yang sangat serius, dan dapat mematikan bagi si penderita, bila tidak segera berobat ke Rumah Sakit atau kedokter, dan pirus ini dapat langsung menyerang hati si penderita, bila tidak langsung di obati.

Adapun gejala manusia yang terjangkit  penyakit ini, ditandai seperti seputaran biji mata sipenderita  tampak berwarna kuning, sepereti kena penytakit kuning,  tanda ke dua, tampak dari warna air seni, saat membuang air, warnanya merah seperti warna teh manis pakai bubuk, dan bila sudah begini yang terjadi pada si penderita, tidak langsung berobat, inilah yang mau terjangkit langsung ke kencing nanah berwarna putih kemerahan, yang sering di sebut penyakit sipilis.

Terjangkitnya penyakit ini dapat terjadi dari hubungan vagina, hubungan anus, dan bagi Ibu hamil yang terjangkit penyakit ini, dapat tertular pada bayinya saat menyusui. Bagi warga yang telah terjangkit penyakit HIV segeralah berobat, “ bagi masyarakat yang terjangkit penyakit HIV tidak dapat di obati yang berkelangsungan sembuh, dan dapat perawatan berobat seumur hidup dengan memberikan obat suntikan, Anti retro viral ( ARV ).

Usai memberikan penjelasan Liberti, sembari membagikan alat kontra septi berupa kondom, kepada warga yang hadir, dan anggota tim lainnya langsung memeriksa warga dan para Ibu hamil, dari hasil pemeriksaan secara keseluruhan para Ibu hamil hasilnya Negative.(S Panjaitan SH).

Pos terkait