Sitename

Description your site...

Terkait Pemalsuan Dokumen, Ini Klarifikasi Mantan Kepala BPN Simeulue

49298 KALI DIBACA
Terkait Pemalsuan Dokumen, Ini Klarifikasi Mantan Kepala BPN Simeulue

Liputan : Fauzan

SIMEULUE | Bongkarnews.com – Mantan kepala BPN Simeulue Nurhidayat Agam yang kini menjadi kepala BPN Aceh Timur membantah bahwa dirinya melakukan pemalsuan dokumen keuangan namun untuk DIPA di BPN Simeulue tanpa tanda tangan kasi hubungun hukum pertahanan BPN Simeulue bisa dicairkan karena yang bersangkutan bukan pengelola DIPA, seperti PPK, KPTK dan sejenisnya.

“Bahwa tidak benar sama sekali ada pemalsuan dokumen keuangan, kejadian sebenarnya yang bersangkutan belum menandatangani nominatif, honor PTSL yang diterima secara keseluruhan hanya saja satu nominatif yg ditanda tangani yg bersangkutan. Ungkap mantan kepala BPN Simeulue Nurhidayat Agam kepada media ini melalui whatsapp. Rabu (11/4/2018)

Nurhidayat Agam juga menyebutkan bahwa kasi hubungan hukum pertahanan BPN Simeulue Syamsuddin tetap mengambil honornya tetapi tidak mau tanda tangan dengan berjanji nanti dan nanti akan ditanda tangannya.

Jumlah honor total yang diterima tanpa tanda tangan yang bersangkutan yang merujuk nominatif lebih dari 100 juta, honor diterima tetapi tidak mau ditanda tangan, ini sebuah kesalahan dan beresiko kepada saya padahal bendahara keberatan namun karena saya percaya yang bersangkutan nanti akan ditanda tangan ternyata sampai saat ini tidak juga ditanda tangan. Jelasnya

“Untuk DIPA di BPN Simeulue syamsuddin bukan pengelola DIPA Seperti PPK, KPTK dan sejenisnya, jadi memang tidak perlu tanda tangan yang bersangkutan untuk pencairan, karena saya KPA, KPTK dan PPKnya.tambah orang nomor satu di BPN Aceh Timur yang dimutasi dari BPN Simeulue.

“Sedangkan mengenai gaji atau Honor seluruh kawan PTT dan tenaga kontrak Tahun 2017, sudah saya cek ulang bahwa semua sudah menerima sehingga tidak benar saya sunat atau belum memberikan gaji mereka.tambahnya

Mantan kepala BPN Simeulue Nurhidayat juga menjelaskan bahwa gaji PTT untuk tahun 2018 juga sudah dibayarkan karena dirinya mutasi maka berganti pengelola DIPA maka yang mencairkan gaji honor PTT tersebut dari pejabat sekarang, jika terjadi keterlambatan mungkin karena harus mengganti ulang dokumen seperti spicemen dan lain sebagainya jika ini sudah selesai pasti akan dibayarkan.

“Hal ini suatu yang lumrah dan sering terjadi termasuk saya, proses pemindahan saya dari simeulue ke BPN Aceh Timur namun gaji dimana saya terima belum jelas hingga sekarang.katanya

“Untuk kegiatan PTSL 2017 memang tidak ada alokasi anggaran di DIPA untuk kawan PTT namun karena sudah membantu pelaksanaan maka PNS yang menerima honor, menyisihkan sebagian honornya untuk dikumpulkan lalu diberikan kepada kawan PTT, ini bersifat kebijakan semata.tutur Nurhidayat Agam yang disapa Bg agam.

“Saya sudah cek juga bahwa semua kawan PTT sudah menerima untuk pelaksanaan 2017, Jadi tidak benar kalau saya sunat atau ada hak PTT yg belum dibayarkan namun untuk kegiatan 2018 saya belum sempat melaksanakan sehingga belum ada pencairan PTSL 2018 pada periode saya. Tutup mantan Kepala BPN Simeulue tersebut.