Soal Paket APBA 2018, Puluhan Orang Timses Irwandi Sempat Bersitegang

Banda Aceh | Bongkarnews.com – Tim Relawan Irwandi Yusuf (Gubernur Aceh-red) sempat bersitegang dengan Tim Relawan Pusat Irwandi di Pasar Induk Lamdom Desa Lamdom Kecamatan Lueng Bata Kota Banda Aceh, Jum’at, 20 April 2018 sekira pukul 00.30 WIB.

Dari informasi yang diperoleh, diperkirakan 60 orang timses Irwandi berada di lokasi, diantaranya Ayah Merin, Sofyan Daud, Din kopasus, Abi Alek, Nek Tu dan puluhan  tim relawan asal daerah.

“Permaslahan yang terjadi adalah permaslahan paket yang sudah diarahkan ke setiap kabupaten/kota yang sudah di acc oleh irwandi, namun dari tim pusat relawan Irwandi tidak menandatangani SK paket yang dipermasalahkan,” ungkap sumber dari unsur kepolisian yang turut mengamankan kisruh tersebut.

Waktu terus berjalan, tim relawan daerah masih menunggu kejelasan dari Tim Pusat Irwandi yang mengelola paket tersebut yang disebut dikelola oleh Sayuti.

“Namun. Sayuti dan Samsul Bahri (Tiong, ketua harian Partai PNA) tidak hadir, dari tim relawan daerah tetap bersikeras menunggu tokoh partai tersebut,” ungkap sumber..

Berhubung pihak yang dituding mengelola paket tersebut tidak kunjung tiba hingga Pukul 3.00 WIB,  Sofyan Daud, Ab Alek, Ayah Merin dan Nek Tu, mengatakan permasalahan paket yang dikelola oleh Tim Relawan Pusat untuk kabupaten/kota akan menjamin atau mengangkat permaslahan ini untuk disampaikan langsung kepada Irwandi Yusuf (gubernur).

“Dari peryataan yang di sampaikan oleh. Sofyan Daud para relawan daerah memyetujui hal tersebut dan membuat surat peryataan tertulis untuk pegangan kedua belah pihak,” sebut sumber itu.

Para relawan selanjutnya melanjutkan dengan berdo’a dan diakhiri dengan berjabat tangan. Pada pukul 03.30 WIB para tim relawan membubarkan diri.

Saat dikonfirmasi terkait hal ini, Ketua Harian DPP PNA, Samsul Bahri alias Tiong mengaku agak bingung menyelesaikan tuntutan relawan.

“Bagaimana kita penuhi tuntutan mereka, yang dituntut keadilan. Kalau persoalan proyek dan paket harus ikut tender dan siapa yang menang dia yang berhak,” tegas Tiong menanggapi tuntutan para relawan daerah. (MU)

Redaktur (ofice)

Berani Mengungkap, Lugas Membahas