Sebanyak 753 Mahasiswa Lulusan IAIN Lhokseumawe kembali Diwisudakan

Lhokseumawe | BN – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe mewisudakan 753 mahasiswa. Wisuda Kelulusan tersebut Dalam rapat senat terbuka yang digelar di gedung serbaguna kampus tersebut, Selasa (8/5).
Wisuda kedua pasca pengalihan status dari Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (stain) menjadi Institut Agama Islam Negeri Lhokseumawe, atas keputusan Presiden Republik Indonesia nomor 72, tahun 2016. Pada wisuda tahun ajaran 2017-2018 ini, IAIN Lhokseumawe mewisudakan 753 Mahasiswa-siswinya, dari berbagai jurusan.

Rektor IAIN Lhokseumawe, Dr. H. Hafifuddin, M.Ag, Dalam dalam kata sambutannya, menyebutkan, Wisuda yang di gelar oleh IAIN Lhokseumawe, merupakan momentum penting untuk melakukan evaluasi yang menyeluruh, terhadap keberadaan IAIN yang masih belia.

“Baik dari segi kualitas dan kuantitas, namun bagai manapun IAIN Lhokseumawe, harus menjadi perguruan tinggi Islam yang terdepan, dan yang mampu menjawaban serta solusi terhadap problematika kehidupan di Aceh, Nusantara, juga Dunia Internasional,” kata Rektor.

Oleh karena itu, lanjut Hafifuddin, IAIN Lhokseumawe harus memiliki keunggulan serta kemampuan membaca terhadap kebutuhan zaman, juga keilmuan yang mampuni, management yang suktura serta memiliki kompetensi lulusan yang di butuhkan oleh stakeholder terkini dan juga dimasa yang akan datang.

“Dulu Lhokseumawe dan Aceh Utara di kenal dengan bumi Samudera Pasai, dan dengan sumber pengetahuan Keislamannya, juga sebagai sinar atau cahaya yang mampu menerangi wilayah Asia Tenggara, wilayah yang dikenal dengan makmurnya Cendikiawan dan Ulama. Bahkan wilayah Pamudra Pasai juga di kenal sebagai daerah yang memiliki aturan hukum syariah, dan rakyatnyapun hidup makmur, aman, damai dan sejahtera dibawah sinar cahaya Ilahi,” ungkap Hafifuddin.

Untuk itu kita harus belajar dari sejarah, namun kita juga harus memandang masa depan yang lebih cerah, tambah Hafifuddin, maka sebagai perguruan tinggi Agama Islam, IAIN Lhokseumawe dituntut untuk melahirkan lulusan yang memiliki keilmuan sekaligus Keagamaan, sehingga lulusan IAIN mampu menghasilkan sarjana yang mempunyai kecerdasan intelektual, kematangan emosional dan kesahihan spiritual serta kepribadian yang kuat, mandiri dan profesional.

“Untuk menciptakan kelulusan sebagai mana yang dimaksud, maka dibutuhkan usaha dan kerja keras dari semua pihak, dalam upaya peningkatan dan pengembangan secara komprehensif dan sistematis terhadap berbagai unsur dan elemen yang ada di IAIN Lhokseumawe. Didampingi kerjasama yang baik, juga harus dibarengi kerja keras, keuletan, kecermatan, dan profesionalisme sebagai satu ikhtiar dan tekat yang tinggi,” papar Hafifuddin.

Untuk mewujudkan itu semua, sebut Rektor, paling tidak membutuhkan tiga persyaratan penting yang harus kita miliki, diantaranya, sumber manusia yang handal sesuai dengan kebutuhan zaman, juga waktu persiapan yang lama dan berkesinambungan, serta financial yang memadai, cetus Hafifuddin.

Dari 753 mahasiswa-siswi yang Diwisudakan, 4 mahasiswa dinyatakan Cum Lide, dan Istimewa berjumlah 112 mahasiswa, sangat memuaskan berjumlah 615 mahasiswa, serta memuaskan berjumlah 22 mahasiswa. (rel)

EPAPER BONGKARNEWS

Redaktur (ofice)

Berani Mengungkap, Lugas Membahas