Ribuan Masyarakat Hadiri Pengukuhan KPPA Seunuddon

ACEH UTARA | Bongkarnews.com – Ribuan Masyarakat yang tergabung dalam pemilihan dapil 6 menghadiri acara pengukuhan Komite Pemenangan Partai Aceh ( KPPA ), acara berlangsung didesa Alue Baruh, Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara ( 4/3 ).

Dalam acara tersebut para caleg DPRK dan DPRA Partai Aceh priode 2019 – 2024 ditepung tawari oleh tokoh agama setempat.

Panglima muda daerah IV wilayah pase M.Joni saat dikonfirmasi oleh media ini mengatakan selama ini sudah 4 KPPA yang sudah dikukuhkan diantaranya Kecamatan Langkahan, Cot Girek, Lapang, dan Seunuddon, Alhamdulillah masyarakat yang tergabung dalam dapil 6 khususnya kecamatan Seunuddon sangat tertip dalam mengikuti berlangsungnya acara pengukuhan acara tersebut. Kata M.Joni

” Selanjutnya pengukuhan KPPA akan kita lakukan dibeberapa kecamatan lagi antaranya Kecamatan Baktiya yang akan dilaksanakan pada tanggal 9 Maret, Tanah Jambo Aye 11 Maret, Baktiya Barat 13 Maret, dan Lhoksukon 20 Maret,” sebut M Joni

Lanjutnya, kita berharap masyarakat Aceh kompak karena mengingat sekarang kita lihat perdamaian kita sudah 14 tahun, partai Aceh ini hanya satu tujuan adalah mengwujutkan butir – butir perjanjian MoU Helsinki itu terealisasi sepunuhnya untuk Aceh itu harapan kita. Ujarnya

“Andai bukan itu harapan, mungkin itu tidak terlalu penting partai Aceh. Maka hari ini kita berharap keseluruh rakyat aceh untuk bersatu memperkuatkan diri, memperkuatkan partai aceh dengan harapan partai aceh akan memperjuangkan seluruh isi perjanjian MoU Helsinki,” imbuhnya M Joni

M.Joni menambahkan lagi karena selama ini kita lihat seperti apa yang kita bilang, selama ini hanya partai aceh yang selalu memperjuangkan hasil perjanjian itu. Pada hal dengan perjanjian itu demi kepentingan seluruh rakyat Aceh, tapi hari ini seluruh rakyat mengabaikan itu semua, seluruh orang – orang dan petinggi – petinggi politik yang ada di aceh tidak pernah membahas satu detik pun dan memperjuangkan satu detik pun demi kepentingan perdamaian aceh.

“Maka kita takut apabila partai aceh kalah di 2019, maka perdamaian akan tinggal nama. Maka kalau perdamaian ini tinggal nama kita hanya dua piliha satu, kita akan hidup hina kembali di negeri sendiri, yang kedua apakah kita akan kembali kemasa – masa pengkhianatan yang pernah dilakukan oleh pemerintah pusat.” Ujarnya lagi

Lanjutnya lagi M Joni Maka kita disini berharap perdamaian itu tidak cukup ditulis dipamflet, damai itu indah, damai itu tidakkan indah bila butir – butir perdamaian itu tidak direalisasikan untuk kita Aceh. Maka kita berharap butir – butir perdamaian MoU Helsinki itu harus diselesaikan.

“Kita akan berkerja keras untuk memenangkan partai aceh, dimana kita harus kuat, artinya kita harus bisa menguasai parlemen 2/3 dari kursi yang ada di parlemen, dengan ada kursi 2/3 di parlemen insyaallah apa yang kita harapkan pasti terealisasi.” Sebutnya lagi

Tambahnya, Kenapa hari ini apa yang kita inginkan tidak terealisasi, dikarenakan kita tidak kuat, kandang – kandang kalau kita melakukan apa yang diharapkan oleh rakyat kita, bisa – bisa kita diusir dikarenakan kita tidak kuat. Dan kita berharap di tahun 2019 ini kita akan lebih kuat demi mengwujutkan Aceh yang lebih sejahtera. Pungkas M. Joni

Dalam acara tetsebut turut hadir wakil bupati Aceh Utara Fauzi Yusuf, Ketua DPRK Aceh Utara H.Ismail A. Jalil ( Ayah Wa ), Ketua DPD Partai Gerindra Aceh TA Khalik, dan seluruh caleg partai Aceh dapil 6 Aceh Utara. ( SF )

EPAPER BONGKARNEWS

Redaktur (ofice)

Berani Mengungkap, Lugas Membahas