Propinsi Jawa Barat Merayakan Hari Air seDunia Dikabupaten Bekasi


Bekasi, BN- Pada sidang umum Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) yang ke 47 pada tanggal 22 Desember 1992 telah menetapkan setiap tanggal 22 Maret adalah Hari Air seDunia (HAD) dan harus dilaksanakan oleh negara-negara anggota PBB.

Propinsi Jawa Barat menyelenggararakan Hari Air seDunia (HAD) yang ke 26 disitu Abidin, Desa Karangmulya, Kecamatan Bojongmangu, Kabupaten Bekasi. Kamis (22/3/18).

Acara dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat (Ahmad Heryawan), wakil bupati Bekasi, Kejari Bekasi, Pjt ll, Bank Bjb, Ibu-ibu PKK, pejabat struktura jawa barat dan kabupaten bekasi.

Dimeriahkan dengan pembagian hadiah dengan cara tanya jawab kepada yang hadir sekaligus penanaman pohon dan pelepasan benih ikan sebanyak 500 ribu benih ikan mujaer ke situ abidin.

Didalam acara Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan, kita semua harus berkomitmen memelihara debit air secara kuantitas maupun kwalitas. Dan pemprop Jawa Barat selama ini terus melakukan penghijauan, memperbaiki cek DAM bersama kementrian PU, memelihara embung-embung, memelihara DAS sepanjang aliran sungai dan perlu usaha bersama-sama.

“Sekarang kita perlu bersyukur ada perpres tentang pengendalian citarum, dipusat ketua kordinatornya adalah Menko Maritim, kemudian didaerah ketua satgasnya adalah Gubernur Jawa Barat, wakilnya adalah Pangdam Siliwangi dan Polda Jabar,” terangnya.

Wakil bupati bekasi Eka Supriatmadja menjelaskan bahwa air adalah barang yang teramat penting, tanpa ada air maka tidak akan ada kehidupan. Ini bukan saja pengakuan dari manusia tetapi pengakuan dari sang pencipta alam semesta, kehidupan ini ternyata tersumber dari air, air lah yang menjamin kehidupan bisa berlangsung dimuka bumi ini.

“Pertama air distribusinya lebih merata, kedua kwalitasnya terjaga dari hulu sampai hilir. Kedua-duanya mulai rusak dan tentu saja sebelum terlalu rusak, sebelum bermasalah bagi kehidupan kita harus mengembalikan seperti sedia kala,” harapnya. (Surya)

Redaktur (ofice)

Berani Mengungkap, Lugas Membahas