Perusahaan Akui Premi BPJS Cleaning Service DPRD Medan Belum Dibayarkan

Medan | Bongkarnews.com- Iuran setiap bulan dipotong sebesar Rp118.792 untuk BPJS Kesehatan oleh pihak perusahaan, namun mereka tidak bisa menggunakan layanan BPJS tersebut karena perusahaan itu menunggak membayar premi selama dua bulan

Inilah yang dialami salah seorang cleaning service bernama Aditya Prananda yang merasa resah akan hal tersebut.

Saat berobat ke Rumah Sakit Umum (RSU) Estomihi, Kamis (04/07/2019, kartu BPJS Kesehatannya tidak bisa digunakan karena pihak rumah sakit menyebutkan bahwa kartu tersebut non aktif.

Sontak, Aditya pun mempertanyakan hal tersebut kepada pihak perusahaan. Dalam percakapan WhatApss Goup (WAG) dengan pihak perusahaan, Aditya menyebutkan kenapa kartu BPJS Kesehatan miliknya tidak bisa digunakan.

Dalam percakapan di WAG itu, pihak perusahaan mengaku memang premi untuk BPJS Kesehatan belum terbayar oleh perusahaan sehingga menyarankan Aditya untuk membayar pribadi.

Dengan percakapan di WAG itu membuat sejumlah Cleaning Service pun mendatangi awak media dan mengeluhkan tidak aktifnya BPJS Kesehatan milik mereka. “Percuma lah kami tiap bulan dipotong, kalau kartu BPJS kami tidak aktif,” keluh mereka.

Terpisah, saat dihubungi, Selasa (9/7) Syafri selaku Pengawas dari PT DAR mengaku bahwa pihaknya memang belum membayarkan premi BPJS Kesehatan selama dua bulan, .

Alasannya, katanya, karena belum dibayarkannya anggaran pengadaan cleaning service oleh Pemerintah Kota (Pemko) Medan.(ft)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *