Bireuen]BN-Tim Runner Up Piala Obama Market II, Persikad Juli menyusul Gakaticos ke Semifinal Obama Market III di Lapangan Blang Asan, Matanggeulumpang Dua, Bireuen, Selasa (6/2) sekaligus dalam partai tersebut membuyarkan harapan dan impian Putra Raja Kutablang, dengan angka tipis 1-0 (0-0)
Dalambabak pertama yang dipimpin Wasit M Yunus,Sp.d berlangsung sedang, ke dua tim saling memperagakan permainan menyerang. Namun ketatnya pertahanan bawah kedua tim sangat sukar ditembusi lawan, sehingga sampai jedda kedudukan tetap 0-0.
Memasuki babak ke dua. Putra Raja Kutablang sangat gencar melakukan penyerangan dari berbagi lini. Namun, gempuran Putra Raja dengan mudah dipatahkan Persikad Juli, bahkan mereka sesekali melakukan serangan balik yang kerapo mengancam gawang Putra Raja yang dikawal Kausar.
Begitupun, Putra Raja keseringan menggempur area pertahanan Persikad, bakan tidak menyadari sampai akhirnya keteter pada menit ke 56, penyerang Persikad yang bermain cukup apik kemarin, melakukan serangan balik yang berakhir lahirnya gol semata wayang bagi anak-anak Juli.
Putra Raja yang ketinggalan 0-1, mengambil alih serangan, lewat sector kiri, tapi Persikad dengan mudah dapat menghalau setiap serangan anak-anak Kutablang. Bahkan dalam serangan baliknya, justru Putra Raja yang kerepotan membendung lekukan Ikwani Dkk. Bahkan nyaris tercipta satu gol tambahan jika saja, tembakan pemain Persikad pada menit ke 62 rada lemah, sehingga salah seorang Kutablang dapat menghalau bola yang mengarah ke gawang Putra Raja .
Setidaknya, tiga pelung emas yang gagal dilesakkan Persikad, yang penyelesaian akhir terkesan terburu=buru yang serangan balik itu diperagakan anak-anak Juli, akibat pemain Kutablang keasyikan menyarang, sehingga melupakan pertahanannya sendiri. Sampai tuntasnya permainan, kemenangan 1-0 untuk Persikad tidak berubah lagi.
Pertandingan Rabu (7/2) petang, tim pesisir yang sarat “jam terbang” yang diasuh pelatih M Nasir Pawang, PSPU Jangka akan dijajal Putra Cureh yang menurunkan sejumlah pemain “Impor”nya..(Maimun Mirdaz)





