Pengawasan Pemilu di Aceh Timur Lemah ?

Aceh Timur | Bongkarnews.com – Beragam pertanyaan menyeruak terkait isu lemahnya pengawasan pelaksanaan Pemilu di Aceh Timur.

Juga adanya kabar banyak caleg yang lolos masih aktif di Lembaga Pemerintah, seperti Perangkat Desa dan Lembaga non pemerintah.

Padahal, tim pengawasan pelaksanaan Pemilu telah terbentuk mulai dari kabupaten, kecamatan hingga ke tingkat pedesaan. Namun masih juga disebut sebut ada sejumlah caleg lulus tanpa mengundurkan diri dari jabatan atau pekerjaannya di Lembaganya yang dananya bersumber dari negara.

Lolosnya para caleg tersebut kini menjadi pembahasan hangat di Aceh Timur, di setiap warung atau caffe – caffe. Bahkan sempat muncuat dugaan adanya permainan antara komisioner KIP dengan caleg yang lolos tersebut lanjutnya lagi.

Anehnya, Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Timur H. Mulia Karim SAg MH yang dikonfirmasi wartawan mengakui tidak tahu kalau ada caleg lolos tidak memenuhi pasal 27 PKPU nomor 20 Tahun 2018 tentang pencalonan anggota DPR itu.

“Dia hanya minta Maaf bang… saya tidak tahu ada caleg yang yang masih mempunyai status aktif bekerja pada pemerintah karena tidak pernah ada laporan dari masyarakat, dari panwaslu juga tidak ada laporan”. Kata Mulia Karim pada media.

Pegawai Negeri Sipil (PNS) non aktif ini menambahkan, kalau ada rekomendasi dari panwaslih Aceh Timur pihak KIP siap untuk menindaklanjuti sesuai dengan aturan yang berlaku pula pungkasnya.

Sementara ketua Panwaslih Aceh Timur, Maimun, S.pd mebenarkan belakangan ini telah mendapatkan informasi ada beberapa caleg yang belum mengundurkan diri dari intansi tertentu katanya.

Menurutnya, panwaslih sedang mengecek kepastian informasi tersebut, dan pihaknya berharap kepada masyarakat untuk melaporkan ke panwaslih jika memang didapatkan ada caleg yang masih aktif di lembaga pemerintah atau lembaga lain yang dananya bersumber dari pemerintah itu dapat di beri sangsi.

Apabila ada informasi dan didapatkan bukti serta saksi, atau terpenuhi syarat formil dan materil akan kita tindak sesuai dgn aturan pemilu yg berlaku katanya lagi. (Zal/ardi).

Redaktur (ofice)

Berani Mengungkap, Lugas Membahas