Peduli Lingkungan, TMMD 99 Laksanakan Penghijauan Pada Lahan Kritis

GAYO LUES | BN – Kondisi geografis wilayah Kabupaten Gayo Lues, merupakan dataran tinggi serta kawasan TNGL (Taman Nasional Gunung Leuser) yang merupakan hutan kebanggan bagi masyarakat suku Gayo dengan posisi letak melingkar serta sangat difungsikan sebagai paru – paru dunia guna mencegah terjadinya pemanasan secsrs global, bila kita mengamati keadaan kondisi tanah yang sangat labil ditambah dengan terjadinya kegiatan – kegiatan penebangan dengan alasan membuka lahan pertanian sehingga saat ini fungsi hutan berubah menjadi ancaman yang sangat menakutkan bagi warga masyarakat, secara khusus yang mendiami Desa Badak, bila suatu saat terjadinya sesuatu hal yang tidak diinginkan, seperti terjadinya bencana alam (banjir dan tanah longsor).

Dansatgas TMMD ke – 99, Kodim 0113/Gayo Lues, Letnan Kolonel Inf Muhammad Faizal Nasution S. IP, dari awal peninjauan sasaran lokasi pra TMMD telah mengamati kondisi sosial yang merupakan ancaman nyata dan bisa berakibat fatal bagi kelangsungan hidupan warga masyarakat akibat dari kondisi hutan yang semakin kritis, serta kelangsungan hidup flora dan fauna, terhentinya sumber – sumber mata air yang berada dihulu – hulu sungai, maka Dan Satgas TMMD memutuskan utk ber koordinasi dengan Kadis Kehutanan Prov. Aceh serta Kadis Lingkungan Hidup Kab. Gayo Lues dalam pengadaan bibit sebagai upaya dan langkah awal guna mengatasi pencegahan kerusakan hutan dengan tujuan agar hutan kembali hijau dan kembali pada fungsinya sebagai sumber kehidupan yang alami.

Dalam kegiatan reboisasi tersebut Dinas kehutanan menyediakan bibit sebanyak 5000 batang dari berbagai jenis tanaman dengan fungsi sebagai penyangga, pelindung dan juga sebagai pemberi yang sangat bermanfaat bagi masyarakat, disela – sela penghijauan tersebut Sdr. Ramud (aman Nia) mengucapkan sangat berterima kasih kpd pihak – pihak yang telah berpartisipasi dalam mengatasi kerusakan hutan kami,

terlebih kepada bapak Dansatgas beserta anggota yang telah berperan aktif berbuat untuk kemaslahatan umat, semoga ditahun mendatang TMMD ini dapat dilaksanakan kembali di wilayah Kecamatan lainnya agar pemerataan pembangunan terlaksana sesuai cita – cita Nasional dengan istilah saat ini ” NAWA CITA” (mengawali pembangunan dimulai dari daerah pinggiran menuju perkotaan) demi terwujudnya masyarakat sejahtera adil dan makur, ujarnya sambil tersenyum bahagia.(SA)

Redaktur (ofice)

Berani Mengungkap, Lugas Membahas