Milad Ke 12 Mou Helsinki Aneuk Syuhada Aceh Baca Petisi, Berikut Isinya

ACEH UTARA | BN – Jaringan Aneuk Syuhada Aceh JASA membacakan petisi  pada acara memperingati Hari Milad ke 12 Perdamaian antara Gerakan Aceh Merdeka dengan Pemerintah Republik Indonesia yang ditanda tangani antara kedua belah pihak dalam MOU Helsinki di Finlandia pada 15 Agustus 2005 lalu, bertempat di halaman kantor Komite Peralihan Aceh (KPA) Wilayah Samudera Pase, Geudong Aceh Utara, 15 Agustus 2017.

Pembacaan petisi tersebut yang dibacakan oleh ketua umum Jaringan Aneuk Syuhada Aceh Bukhari di atas panggung yang didampingin empat anggotanya, Berikut isi Petisnya,

Bacaan Lainnya
  1. Meminta pertanggung jawaban dunia melalui cmi untuk mengevaluasi perdamaian aceh,
  2. Mendesak pemerintah rebublik Indonesia untuk menyelesaikan butir butir perjanjina mou kelsinki sesegera mungkin,
  3. mendesak kepada parlemen aceh DPRA dan pemerintah aceh gubernur untuk mengembalikan uupa sesuai dengan amanah Mou Helsinki, keempat
  4. Mou Helsinki tidak bisa dilupakan oleh perjuangan gam dan rakyat aceh roeh darah dan penghancuran senjata gam. Mou Helsinki merupakan harkat dan martabat rakyat aceh, barang siapa yang mengabaikan, melemahkan atau menghilangkan butir butir mou Helsinki antaraa gam dengan ri sama dengan mengijak -injak harga diri rakya aceh dan perjuangan
  5. Nanggroe aceh milik bangsa aceh yang akan dilanjutkan oleh generasi muda dan anuek syuhada aceh oleh karena itu perdamaian wajid dipelihara secara abadi
  6. Damai itu tidak indah jika dipermainkan dan damai itu indah jika semua isi mou Helsinki yang merupakan perdamain dijalankan untuuk rakyat dan bangsaa aceh
  7. Menghingbau untuk semua generasi muda dan anek syuhaada aceh untuk mempersiapkan diri menuju diplomasi aceh
  8. Menyerukan kepada seluruh rakyat aceh untuk bersatu dalam mewujudkan dan mengawal mou Helsinki
  9. Meminta kepada wali naggroe aceh untuk menjadi sosok pemertsatu bangsa aceh menuju aceh berkeadilan dan bermartabat.

Pada Acara Tersebut Turut hadir Bupati Aceh Utara Muhammad Thaib, Walikota Lhokseumawe Suadi Yahya, Ketua DPRK Aceh Utara Ismail A Jalil , Anggota DPD RI Asal Aceh Fakrurazi, dan Beberapa Anggota DPRK Aceh Utara, Mantan Kombatan GAM, Masyarakat dan Tamu undangan lainnya.(SA)

Pos terkait