Petani Binaan CSR PT.IKPP Kampung Langsat Permai Berhasil Budidaya Tanam Cabe

  SIAK (BN)- Petani cabe dari Kampung Langsat Permai, Kecamatan Bungaraya merasa bersyukur karena dirinya telah berhasil membudidayakan tanaman cabe di kebunnya berkat binaan dari CSR PT.IKPP. Beberapa bulan yang lalu para petani cabe asal Langsat Permai dalam setengah hetar tanaman cabe miliknya sudah menghasilkan 7 ton atau sekitar Rp.300juta. Hal ini menjadi perhatian dari pihak PT.IKPP untuk terus membantu masyarakat dalam meningkatkan perekonomian dari segi pertanian.

Hal ini disampaikan M.Afif, Petani Asal Kampung Langsat Permai kepada bongkarnews.com, Selasa (15/8). Ia merasa terbantu dengan adanya binaan dari CSR PT.IKPP yang selama ini telah membantu modal usaha tanpa bunga sedikitpun, bahkan bantuan dana tersebut diberikan jangka waktu dua tahun untuk dikembalikan lagi.

Bacaan Lainnya

“Alhamdulilah beberapa bulan yang lalu saya sudah berhasil budidaya tanaman cabe hingga menghasilkan ratusan juta rupiah atau mendapatkan 7 ton buah cabe. Ini semua berkat bantuan dan binaan dari CSR PT.IKPP dan pemerintah,”ungkap Afif dengan rasa gembira.

Afif juga mengungkapkan, setelah panen cabe dirinya terus memperdalami cara-cara tanam cabe yang baik dan benar yang diajarkan oleh pihak CSR PT.IKPP dan dari dinas pertanian. Yang lebih membuat hatinya bahagian, saat ini dirinya sudah siap-siap lagi akan memanen tanaman cabe barunya  seluas 1/2 Hetar  yang sudah berumur 40hari dan sudah berbuah lebat dan subur.

“Kami sekarang sudah siap-siap lagi untuk memanen buah cabe yang sudah mulai membesar dan mulai memerah. Tentunya kami berharap bantuan dana CSR.PT IKPP bukan sampai disini saja, dan kalau bisa terus berlanjut agar kami bisa terbantu untuk mengembangkan usaha kami dalam pertanian,”ungkapnya.

Ketika ditanya, berapa biaya pengolahan,perawatan dan lain-lain menjelang tanaman cabe ini bisa dipanen? Ia menjawab dalam setengah hetar membutuhkan biaya modal sekitar 30 sampai 40 juta.

“Modal kita sekitar 30-40juta untuk menanam cabe ini, dan kalau tak ada halangan atau gangguan hama, tanaman cabe milik kita ini bisa persetengah hetarnya bisa mencapai 300juta dengan modal segitu. Tapi itu semua tak semudah membalik telapak tangan, dan butuh kerja keras dalam perawatannya. Kita saat ini sedang mengajukan bantuan dana ke CSR PT.IKPP sekitar 17 juta, mudah-mudahan bisa terkabulkan,”harapnya.

Camat Bungaraya Hendy Derhavin mengucapkan terima kasih atas bantuan dari CSR PT.IKPP kepada petaninya, dan dirinya berharap kerjasama yang baik untuk meningkatkan hasil pertanian di bungaraya.

“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan dari CSR PT.IKPP kepada petani kami, mudah-mudahan berkat kerjasama yang baik hasil pertanian di Bungaraya dapat meningkat,”harapnya.

Sementara itu, Pimpinan  CSR PT.IKPP Murseno dan Rapel Karo-karo mengatakan bahwa  pihaknya akan selalu memonitoring petani binaan CSR PT.IKPP dengan maksud sampai dimana perkembangan dan kendala yg dihadapi oleh Petani binaannya.

“Monitoring kita ini lansung di dampangi Pak Handoko dari CSR APP Jakarta, sehingga apa yang menjadi keluhan dari Petani bisa kita seraf, tapi kita sangat bangga dengan teman-teman  Petani kita ini, karena sekarang lagi nanam cabe seluas 1/2 Ha sebanyak 8000 batang cabe keriting dan mudah-mudahan 40 hari lagi sudah bisa di Panen Raya,”pungkasnya. (Sugianto)

 

Pos terkait