Ketua LSM MASTENGG, Borkat S.Sos, menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Wali Kota Padangsidimpuan untuk mendesak Pemerintah Kota segera merealisasikan perbaikan Jalan BM Muda, Kelurahan Silandit, yang selama ini menjadi keluhan masyarakat akibat kondisinya yang rusak dan dinilai membahayakan para pengguna jalan.
Aksi tersebut mendapat respons langsung dari Pemerintah Kota Padangsidimpuan. Massa aksi diterima oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Padangsidimpuan bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padangsidimpuan untuk melakukan dialog terkait tuntutan yang disampaikan.
Dalam orasinya, Borkat S.Sos menegaskan bahwa masyarakat Silandit tidak lagi membutuhkan janji, melainkan kepastian kapan pembangunan Jalan BM Muda akan direalisasikan.
“Kami datang untuk memperjuangkan hak masyarakat. Jalan BM Muda sudah terlalu lama rusak dan sangat mengganggu aktivitas warga maupun pengguna jalan. Kami hanya meminta kepastian kapan pekerjaan itu dimulai,” tegas Borkat di hadapan pejabat Pemerintah Kota.
Menanggapi tuntutan tersebut, Kepala Dinas PUPR Kota Padangsidimpuan menyampaikan bahwa pengerjaan Jalan BM Muda akan mulai dilaksanakan pada bulan September 2026. Di hadapan massa aksi, ia juga menyatakan komitmennya bahwa apabila hingga akhir tahun 2026 pekerjaan tersebut tidak selesai, dirinya siap mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kepala Dinas PUPR Kota Padangsidimpuan.
Pernyataan itu disampaikan secara terbuka di hadapan peserta aksi sebagai bentuk tanggung jawab atas komitmen pemerintah dalam merealisasikan pembangunan jalan yang telah lama dinantikan masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Kasatpol PP Kota Padangsidimpuan turut menyampaikan dukungannya terhadap komitmen tersebut. Ia menegaskan akan ikut mengawal realisasi pembangunan Jalan BM Muda dan menyatakan bahwa apabila hingga akhir tahun pekerjaan tersebut tidak juga selesai sebagaimana yang telah dijanjikan, dirinya juga siap mengundurkan diri dari jabatannya.
Mendengar pernyataan tersebut, massa aksi menyambutnya dengan tepuk tangan, namun tetap meminta agar komitmen itu diwujudkan dalam bentuk pekerjaan nyata di lapangan, bukan sekadar janji.
Ketua LSM MASTENGG, Borkat S.Sos, menegaskan pihaknya akan terus mengawal proses pembangunan Jalan BM Muda hingga selesai. Menurutnya, apabila janji yang telah disampaikan oleh pejabat Pemerintah Kota Padangsidimpuan tidak ditepati, LSM MASTENGG bersama masyarakat akan kembali menggelar aksi dengan jumlah massa yang lebih besar.
“Kami menghargai komitmen yang telah disampaikan hari ini. Namun kami akan mengawalnya sampai benar-benar terealisasi. Jika hingga akhir tahun janji tersebut tidak dipenuhi, kami akan kembali turun ke jalan bersama masyarakat untuk meminta pertanggungjawaban,” tegas Borkat.
Aksi unjuk rasa berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif dengan pengamanan dari aparat kepolisian. Setelah dialog dan penyampaian aspirasi selesai, massa membubarkan diri secara damai dengan harapan Pemerintah Kota Padangsidimpuan segera menepati komitmen yang telah disampaikan terkait pembangunan Jalaan BM Muda.(H.S.Pulungan)





