Medan- BN.
Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Paulus Waterpauw diawal tugasnya di Sumatera Utara melakukan silaturahmi halal bihalal kepada Tokoh Ulama Islam Sumut dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) se- Kabupaten/ Kota dan organisasi masyarakat (ormas) Islam se-Sumatera Utara. Undangan Halal Bihalal MUI tersebut dihadiri Kapolda Sumut di Aula MUI Provinsi Sumut seusai pelaksanaan acara syukuran Hari Bhayangkara ke 71 di Mapoldasu, Senin sore (10/7).
Dalam kunjungannya, Kapolda didampingi Dir Pam Obvit Polda Sumut Kombes Pol Heri Subiansauri dan Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Rina Sari Ginting dan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Sandi Nugroho.
Rombongan disambut langsung oleh Ketua MUI Sumut, Prof. DR. H. Abdullah Syah, MA diruang kerjanya dan dilanjutkan dengan jamuan makan siang bersama.
Sementara tokoh Ulama Sumut yang hadir diantaranya Ketua MUI Sumut Prof DR H Abdullah Syah MA., Tuan Guru Babussalam Syekh H. Hasyim Al-Syarwani, Dewan pertimbangan MUI, MUI Kab/Kota, pengurus Ormas Islam Se-Sumut, Rektor UMA Dr. Arso, SH, serta para Ulama lainnya. Hadir pula tokoh pemuda dan masyarakat Sumut sekaligus anggota DPD RI Dapil Sumut H. Rahmadsyah
Kegiatan halal bihalal tersebut diawali dengan pembacaan ayat ayat suci Alqur’an dan selanjutnya pemberian kata sambutan dan Tausiah halal bihalal oleh Ketua MUI Sumut.
“MUI Sumut hari ini bergembira karena kehadiran kita bersama dengan pejabat resmi dan ulama serta ormas Islam. MUI rutin setiap tahun melaksanakan halal bilahal semacam ini, dengan pertemuan ini satu kesempatan kita bisa bertemu dengan saudara kita dan bersilaturahim dengan baik,” ujar Profesor Abdullah selaku ketua MUI saat menyampaikan sambutannya dihadapan Kapolda Sumut dan Gubsu.
MUI Sumut, lanjut Profesor Abdullah, tugasnya memayungi umat Islam se Sumut, mengajak kepada yang baik dan mencegah terhadap yang tidak baik. Dengan datangnya Idul Fitri, pada kesempatan ini kita saling memaafkan. Kegiatan MUI adalah untuk memperkuat ukuwah Islamiyah, ukuwah Basaryah, dan ukuwah Insaniyah.
“Kita semua bersaudara. Keamanan, kedamaian perlu kita pejuangkan dan kita jaga bersama,” ujarnya.
Sementara itu Irjen Paulus sebagai pejabat baru Kapolda Sumut sebelum menyampaikan kata sambutannya mengucapkan Minal Aidin Walfaizin mohon maaf lahir dan batin kepada para hadirin dan tokoh ulama yang hadir. Kapolda Sumut memperkenalkan diri dengan menceritakan riwayat singakat hidupnya.
“Saya lahir di Kabupaten Fakfak Papua Barat, besar dan sekolah di Surabaya. Kebiasaan kami di Fakfak, saling membantu membangun rumah ibadah. Yang kristen membantu membangun mesjid dan yang beragama muslim membantu membangun gereja. Sudah terbiasa hidup ditengah tengah keberagaman, bahkan Kapolda Sumut menjelaskan beliau fasih berbahasa Jawa. Istri saya boru Pasaribu, lahir dan besar di Bogor serta fasih berbahasa Sunda. Jadi kami ini adalah Indonesia”, ujar Kapolda Sumut.
Dan ia sebagai orang baru di Sumut titip diri, mohon jika ada yang berkaitan dengan tugas Polri tolong kami diingatkan, dan mohon keberadaan saya bisa diterima dengan sepenuh hati di sumut ini.
Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi dalam sambutannya, mengatakan Indonesia memiliki ciri khas yang tidak dimiliki negara Islam lainnya yakni kegiatan Halal Bihalal. Indonesia sudah menjadi kodratnya sebagai negara besar negara yang berbhineka.
“Kita bersyukur hidup ditengah tengah keberagaman yang memiliki rasa toleransi dan saling menghargai antar sesama. Perbedaan justru membuat kita menjadi bersatu, terima kasih kepada ulama beserta umat yang sudah banyak berperan dalam mendukung situasi yang aman kondusif di Sumatera Utara,” ujarnya
Acara silaturahmi diakhiri dengan penyerahan tali asih oleh Kapolda Sumut kepada ketua MUI Sumut, dilanjutkan foto bersama.
(HZA)





