Dibuka Bupati Bireuen Bimtek Tahap Ke Dua Diikuti 10 Kecamatan

Bireuen-Bimbingan Teknis (Bimtek) ESQ bertaraf Nasional tahap ke dua Menerapkan Protokoler Kesehatan yang ketat, yang tahap ini Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani, SH, M.Si pada tempat yang sama, Selasa (8/9), berakhir, Kamis (10/9) yang diikuti Geuchiek dan Tuha Peut dari 10 kecamatan dalam Kabupaten Bireuen.

Dalam sambutannya, Bupati Muzakkar menyebutkan, dengan Bimtek, memberikan kecerdasan intelektual, emosional dan spiritual sehingga setelah selesai mengikutinya para Keuchik kepala pemerintahan gampong mampu mempraktekkan tujuh budi utama yang mencakup di dalamnya jujur, tanggungjawab, visioner, disiplin, kerjasama, adil dan peduli sehingga lahirlah generasi emas masa mendatang.

Bacaan Lainnya

ESQ, sebut Bupati Bireuen, erat kaitannya, dengan moralitas, peningkatan jati diri serta pengembangan sikap yang didasarkan pada etika, sehingga berpengaruh terhadap kinerja. “Untuk itu, saya selaku pimpinan daerah beserta jajaran pemerintahan lainnya menyambut baik kegiatan Bimtek dengan harapan, apa yang dilakukan dalam rangka peningkatan nilai nilai intelektual, emosional dan spiritual ini mendapat Ridha Allah SWT,” urainya.

Dikatakan, yang menentukan maju tidaknya seseorang ditentukan oleh motivasi dirinya sendiri. Motivasi adalah penggerak yang ada di dalam diri untuk mencapai tujuan-tujuan yang telah ditetapkan olehnya. “Jika tanpa motivasi, orang akan loyo, tubuhnya melemah dan semangat hidupnya akan menurun,” tegas Bupati Bireuen.
Ke 10 kecamatan dalam Kabupaten Bireuen, yang ikut serta dalam Bimtek kali ini, masing-masing Kecamatan Gandapura, Kecamatan Makmur, Kecamatan Kutablang, Kecamatan Peusangan, Kecamatan Peusangan Selatan, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Kecamatan Jangka, Kecamatan Plimbang, Kecamatan Pandrah, dan Kecamatan Kuala.

Dalam Bimtek ESQ bertaraf nasional tetap menonjolkan Protokol Kesehatan seperti dianjurkan pemerintah, yaitu jaga jarak, pakai masker, dan cuci tangan. Kegiatan Bimtek yang dilaksanakan, Lembaga ESQ LC Jakarta, berkalaborasi dengan Lembaga Lokal, Kompak Nusantara Bireuen, menghadirkan Andy Falas dkk, bertujuan membangun potensi multi kecerdasan pimpinan tingkat gampong yang berasal dari 10 kecamatan dalam Kabupaten Bireuen.

Dalam Bimtek kali ini, merupakan tahap kedua dari empat tahap yang direncanakan dilaksanakan di Banda Aceh dan dijadwakan berlangsung, di tempat yang sama, Jumat (11/9). Seperti dalam tahap sebelumnya, para trainer masih mengupas tentang peningkatan kapasitas kepala desa menuju Aceh Carong yang merupakan salah satu dari 15 program Pemerintah Aceh. Lembaga Pelatihan LSQ yang digagas Dr HC Ary Ginanjar itu sendiri merupakan lembaga pelatihan sumber daya manusia yang bertujuan membentuk karakter melalui penggabungan 3 potensi manusia yaitu kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual yang berlaku umum pada manusia.

Seperti dilansir media ini, dalam pelatihan tersebut selama tiga hari, para peserta mengaku tidak bosan atau jenuh dalam mengikuti bimtek kali ini, bahkan peserta sangat bersemangat, mengingat trainernya dalam pemaparan yang tampak lugas, humoris dan agamais, apalagi disertai terus disertai suara alunan musik yang islami untuk membangunkan suasana peserta. Sebelumnya para peserta diajak untuk bersenam yang dilanjutkan dengan pelemahan jari-jari tangan untuk mengurangi beban, sebelum mengikuti bimbingan teknis atau pembekalan yang dipaparkan Andry Fallas dari Lembaga ESQ LC.

Peserta dari Samalanga, Abdurahman yang juga Ketua Apdesi Samalanga yang diminta pendapatnya dengan bimtek ini, mengaku kehadiran tiga trainer dari ESQ LC untuk memotivasi mereka, sangat lah membantu para peserta. “Insyaallah dan Alhamdulillah, dengan kehadiran triner dari ESQ untuk memotivasnya, maka kami dapat kembali kepada jati diri semula, dan kami kelak akan membawa Bireuen setara dengan lain yang sudah maju, Insyaallaah,” ujarnya.

Ia menghimbau dan mengingatkan untuk berjiwa bersih, membuka diri serta saling mengharagai dan itu, adalah motto awal. Jika ada persoalan jangan sampai mengeluh.”Persoalan inilah yang membuat kita, lebih maju ke depan. Bila kita tidak pernah menghadapi persoalan dan tantangan, yakinlah kemajuan tidak akan tercapai,” ucapnya yang disambuh gemuruh peserta Bimtek. (Maimun Mirdaz)

Pos terkait