Bayi Mungil Dalam Kantong Plastik di Pinggir Jalan

Teganya perlakuan orang tua bayi yang membuang darah dagingnya sendiri di pinggir jalan. Hingga akhirnya bayi perempuan tanpa dosa inipun ditemukan warga untuk diselamatkan jiwanya. Apapun alasanya jelas orang tua bayi tersebut bukanlah orang yang beradab. Begini kisahnya….

BENGKALIS | Bongkarnews.com – Penemuan bayi perempuan dengan berat badan 2,4 Kg, panjang 44 Cm ditemukan warga hari Senin, 15 Oktober 2018 sekitar pukul 19.30 wib. Bayi sengaja diletakan pelaku di kios minyak eceran milik Sugianto warga Desa Sungai diletan dalam kantong plastik hitam di tepi jalan lintas Pakning-Siak, Kecamatan Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis, Riau.

Awalnya Sugianto (41) yang sedang nonton sinetron salah satu TV mendengar suara tangis bayi berasal dari TV. Selang beberapa waktu kemudian Sugianto, mulai curiga asal muasal suara tangisan masih terus terdengar. Lalu Sugianto mengecilkan volume TV, namun suara bayi masih terdengar. Untuk menelusuri suara tangisan bayi lalu TV di matikanya. 

Penasaran dengan suara tangis bayi, penulusuran Sugianto hingga ke luar rumah. Benar saja, kaget bercampur takut suara itu berasal di depan rumahnya yang juga sebagai usaha kios eceran minyak miliknya.

Sugianto, melihat di dalam kantong plastik hitam ada sesuatu yang bergerak. Awalnya Sugianto mendunga itu kucing dikarenakan suara bayi tidak terdengar lagi namun plastik selalu bergerak.

Curiga apa yang membuat gerakan dengan hati-hati dia melihat ke dalam plastik, dan ternyata bungkusan kantong plastik berisikan bayi perempuan.

“Saya sangat terkejut mas, semula saya kurang percaya bahwasanya itu benar-benar bayi atau tidak, dikarenakan waktu mau melaporkan penemuan bayi tersebut ke Polsek saya masih belum yakin. Berhubung jarak kantor Polsek dengan rumah saya dekat saya melaporkan hal ini ke Polsek. Namun setelah beberapa langkah saya balik ke tempat kios enceran minyak saya, untuk memastikan apa benar yang ditemukan itu nyata bayi atau tidak”, urai, Sugianto di kediamannya.

Dengan dibantu warga serta perangkat desa, Sugianto, melaporkan penemuan bayi tersebut ke Polsek Siak Kecil. Selanjutnya bayi perempuan yang sehat serta cantik ini di serahkan ke Puskesmas Lubuk Muda untuk dirawat.

“Warga serta perangkat desa juga anggota Polsek tadi malam sekitar jam 19.45 wib menyerahkan bayi perempuan lengkap dengan plasenta (ari-ari) ke Puskesmas ” imbuh, Sri Rahayu STr Keb alias Neneng .

Secara pisik bayi saat ini sehat walafiat, katanya melanjutkan, bersama dokter jaga dr Rahmania Eka Sagita.

“Selaku bidan merawat bayi dan memberikan tindakan sebangaimana mestinya dan sekarang bayi dalam keadaan sehat. Bayi kita tempatkan didalam infant incubator. Mohon kiranya masyarakat yang ingin melihat kondisi bayi ke Puskesmas supaya mengulurkan tangan untuk membantu buat keperluan bayi”, tandas, Bidan Neneng.

Kapolsek melalui Kanitres, Aipda Rudi Sirait, membenarkan adanya penemuan bayi perempuan tadi malam sekitar jam 19.30 wib lengkap dengan tali ari-ari di desa Sungai Siput. Untuk sementara ini kasus ini masih penyelidikan.

Pjs desa Sungai Siput, Sarno, ketika dikonfirmasi dipuskesmas saat melihat kondisi bayi, mengharapkan pihak terkait menyelesaikan dan meletakkan status bayi ini dengan jelas.

” Atas nama pemerintahan Desa kami menyampaikan terimakasih kepada warga yang tanggap dan menyerahkan bayi ini ke pihak Polisi dan Puskesmas, sehingga bayi saat ini sehat walafiat. Kedepan kami juga menginginkan supaya pihak terkait menyelesaikan dan meletakkan  status bayi dengan jelas  jika ada yang berminat  mengadopsi. Sehinggaan di kemudian hari, tidak menimbulkan permasalahan”, jelas, Pjs. (Tonagian)

Redaktur (ofice)

Berani Mengungkap, Lugas Membahas