Batubara Targetkan PBB-P2 Tahun 2019 Sebesar 10 Milyar

BATUBARA | bongkarnews.com – Pemerintah Kabupaten Batubara melalui Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah menargetkan Pajak Bumi dan Bangunan sektor pedesaan/perkotaan (PBB-P2) sebesar 10 milyar. Sedangkan untuk potensi yang ada saat ini sebesar 13 milyar. Saya memiliki keyakinan yang besar bahwa PBB-P2 masih dapat meningkat jauh lebih besar ditahun-tahun mendatang apabila semua pihak berkomitmen untuk melakukan upaya-upaya peningkatan yang nyata,” kata Bupati Batubara melalui sambutan yang dibacakan Wakil Bupati Batubara Bapak Oky Iqbal Frima,SE pada kegiatan Gebyar Penyampaian/Penjelasan SPPT dan DHKP PBB-P2 Sektor Pedesaan/Perkotaan di halaman Kantor Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah, Kecamatan Air Putih, Selasa (12/3).

Bapak Wakil Bupati juga mengatakan, Peningkatan target ini selain dihasilkan dari penambahan objek pajak baru, juga kenaikan NJOP dan unit minimal ditahun 2019 sebesar Rp 15.000 dari Rp 13.000. Selain itu, salah satu upaya yang dilakukan melalui Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah ditahun ini akan dilaksanakan pemutakhiran data melalui kegiatan zona nilai tanah. Undang-Undang Nomor 28 tahun 2009 tentang pajak dan retribusi daerah memberikan keleluasaan kepada daerah untuk menggali potensi pajak dan retribusi daerah yang ada di daerahnya masing-masing. Saat ini pajak bumi dan bangunan sektor pedesaan dan perkotaan sangat berpotensi meningkatkan pendapatan asli daerah apabila aparatur pemerintah dan masyarakat dapat meningkatkan kesadarannya dalam membayar pajak. Peningkatan pendapatan tersebut harus selalu diiringi dengan pemberian data objek dan subjek ril sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Batubara mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang rela dapat memenuhi kewajiban pajaknya pada tahun 2018. Secara khusus juga saya sampaika kepada Aparat Desa/Kelurahan, Kecamatan dan Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah yang telah bahu membahu dalam melaksanakan penagihan PBB-P2. Selain itu, terkhusus terima kasih kepada Kelurahan/Desa dengan realisasi PBB mencapai 100 % yaitu Desa Karang Baru, Desa Pelanggiran, Desa Laut Tador dan Desa Dwi Rri. Sedangkan untuk desa yang mencapai 75 % yaitu Desa Sidomulyo, Kampung Lalang, Mekar Mulyo, Suka Ramai dan Desa Dahari Selebar. Kami memberikan perhatian yang serius terhadap percepatan dan inovasi diantaranya, melalui siatem informasi manajemen pajak bumi dan bangunan atau SIM_PBB layanan secara online dan lainnya,” imbuhnya.

Sementara, Plt Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Pemerintah Kabupaten Batubara, Rajali memberikan penghargaan kepada kepala desa atas prestasinya dalam pemungutan pajak bumi dan bangunan dengan capaian realisasi penerimaan PBB sampai 100 %. Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah pada tahun 2017 telah membangun sistem manajemen pajak bumi dan bangunan dengan berupaya meluncurkan pembayaran PBB secara online ditahun yang sama. Tahun ini kami akan memberikan pelayanan kemudahan kepada masyarakat dalam pengurusan pajak bumi dan bangunan dimana masyarakat dapat melakukan pemutakhiran data PBB tanpa harus datang ke Kantor Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah. Kami mengharapkan kerjasama yang baik dengan pihak desa agar pelayanan ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sesuai dengan wilayah desa masing-masing. Dan dalam waktu dekat ini kami juga akan memberikan sosialisasi kepada desa melalui operator desa terkait dengan palayanan PBB desa,” pungkasnya. (SY)

EPAPER BONGKARNEWS

Redaktur (ofice)

Berani Mengungkap, Lugas Membahas