Almuslim Kembali Wisuda 664 Sarjana dan Ahlimadya

Bireuen-BN.

Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Bireuen kembali melaksanakan wisuda  664 Sarjana dan Ahli Madya Angkatan XXX, yang dipusatkan di Auditorium Academik Center (AAC) Ampon Chiek Peusangan, Sabtu (16/12)

Ratusan sarjana yang di wisuda oleh Rektor Umuslim, DR H Amiruddin Idris. Se, M.Si neliputi,  Fakultas Pertanian (FP)   sebanyak 90 orang, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), 279 orang, Fakultas Ilmu Komputer (FIKOM),14 orang, Serta Fakultas Teknik (FT),  70 orang.

Selanjutnya, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP),  95 orang, Fakultas Ekonomi (FE), 73 orang dan Diploma 3 Kebidanan, 63  orang. Sampai dengan angkatan ke XXX, Umuslim sudah melahirkan 28.281 Alumni termasuk alumni SKGJ.

Rektor Umuslim, Dr.  H, Amiruddin Idris, SE.,M.Si dalam kesempatan itu mengatakan, salah satu permasalahan ekonomi dan pembangunan yang dihadapi Indonesia saat ini, adalah pengangguran.

Menyangkut pengangguran, ungkap Amiruddin, bukanlah hal yang harus disepelekan. Karena pengangguran dapat menyebabkan produktivitas dan pendapatan masyarakat semakin melemah sehingga berdampak pada timbulnya kemiskinan dan masalah sosial lainnya.

Dengan pelaksanaan wisuda hari ini, tentunya akan melahirkan ratusan para alumni, yang pada akhirnya banyak pihak  salah mempersepsikan, yang selalu menyalahkan pihak  perguruan tinggi dalam menciptakan pengangguran.

Menurut Amiruddin Idris, permasalahan pengangguran adalah permasalahan yang begitu kompleks dan terstruktur. Sedangkan perguruan tinggi adalah tempat orang untuk belajar, membentuk manusia atau anak didik menjadi insan paripurna, dewasa dan berbudaya.”Dalam kehidupan bernegara, tugas perguruan tinggi adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa,” papar Amiruddin Idris.

Menanggulangi penganguran perlu duduk bersama, baik pemerintah daerah, kalangan pengusaha, UMKM, perbankan dan perguruan tinggi, untuk membahas dan mencari formula dan strategi untuk dapat mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan

Perguruan tinggi tidak memiliki anggaran tapi memiliki SDM, sedangkan pemerintah daerah memiliki anggaran atau pendanaan, kata Amiruddin, Jika kedua institusi ini bisa sinergis maka akan banyak solusi yang dapat ditemukan.”Universitas Almuslim merupakan sebuah kampus swasta yang mendapat Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) nilai B dari Badan Akreditasi Nasional (BAN-PT).,” jelas Amiruddin Idris.

Dalam wisuda kali ini, turut menyampaikan sambutannya Wabub Bireuen, Dr Muzakkar A Gani, SH, M.Si dan turut dihadiri Kopertis Wilayah XIII Aceh Prof.Dr.Jamaluddin Idris,M.Ed, serta unsur Forkopimda, pengurus Yayasan Almuslim, dan tokoh masyarakat Peusangan.

(Maimun Mirdaz)

EPAPER BONGKARNEWS

Redaktur (ofice)

Berani Mengungkap, Lugas Membahas