3 Hari Banjir Rob Rendam Pemukiman, Warga Belawan Cemas

BELAWAN | Bongkarnews.com – Banjir akibat air pasang laut (Banjir Rob) yang merendam pemukiman warga Kota Belawan dalam 3 hari ini membuat warga cemas. Sejak Senin lalu hingga Rabu (7/11) air belum juga surut, ditambah lagi musim penghujan dengan curah hujan yang tinggi berdampak semakin memperparah situasi.

Pantauan dilokasi hampir semua sudut pemukiman direndam air pasang Rob bahkan ketinggian air ada yang mencapai 1 meter atau setinggi paha orang dewasa.

Kelurahan Bahagia merupakan lokasi banjir yang terparah karena dataran yang memang cukup rendah. Warga disana terlihat siaga berjaga mengantisipasi adanya musibah, bahkan warga terpaksa tidak tidur karena situasi demikian.

Hingga saat ini belum ada upaya yang berarti dari pemerintah setempat mengenai banjir tersebut. Namun pihak pemerintah setempat sebelumnya telah memberikan peringatan peringatan serta sosialisasi.

Kondisi itu dikomentari oleh pemerhati lingkungan dari LMRI pusat Parulian Pakpahan pada awak media ini, Parulian menyebutkan Pemko Medan sampai saat ini bila air pasang Rob naik di wilayah kelurahan Bahagia belum bisa mengatasi banjir air pasang yang merendam rumah dan pemukiman warga.

Apa lagi rumah warga dekat pinggiran pantai, air pasang meski rumah warga jenis panggung air pasang tersebut naik mencapai lantai rumah. Sehingga pada umumnya setiap air pasang Rob naik waktu malam hari terpaksa warga begadang.

Disebutkan Parulian Pakpahan pemerintah harus mencari solusinya agar air pasang Rob tidak naik kepemukiman warga, khususnya di daerah kelurahan Bahagia.

Akibat banjir tersebut warga juga banyak mengalami kerugian, ratusan rumah warga terendam air pasang, sehingga barang-barang elektronik banyak yang rusak terendam air begitu juga halnya sarana transportasi darat terancam lumpuh.

Warga disarankan mengungsi ke tempat yang lebih tinggi, begitu juga aliran listrik terpaksa dimatikan demi keselamatan,” jelas Parulian. (Jakfar)

Redaktur (ofice)

Berani Mengungkap, Lugas Membahas