Tebing Tinggi I bongkarnews.com-Walikota Tebingtinggi Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan, MM mengapresiasi dukungan dari generasi muda, khususnya mahasiswa di bawah naungan Pimpinan Cabang Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (PC HIMMAH) Kota Tebing Tinggi terkait eks Gedung Akademi Kebidanan Pemerintah Kota Tebing Tinggi, yang dialihkan untuk Gedung Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) bertempat di ruang kerja Walikota, Gedung Balai Kota TebingtTinggi, Kamis (4/2/2021).
“Atas nama Pemerintah Kota Tebing Tinggi, kami mengapresiasi dukungan dari PC HIMMAH Kota Tebing Tinggi terkait hibah gedung eks Akbid ini yang akan dialihkan menjadi Gedung UINSU. Semua tahap pengalihan telah dilakukan sesuai prosedur dan aturan Undang-Undang yang berlaku, hanya menunggu pengesahan DPRD Kota” ungkap Walikota.
Disampaikan Walikota, hal ini merupakan pendorong semangat moriil untuk kami, Pemerintah kota Tebing Tinggi akan semakin lebih giat dalam membangun dan memajukan kota yang kita cintai ini dan harapan saya agar organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan dapat menjadi pelopor penegakan aturan.
Kepada mahasiswa dan pemuda agar menjadi contoh di tengah-tengah masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan Covid-19. Salah satunya senantiasa memakai masker saat beraktifitas sebagai upaya efektif mencegah penularan virus Corona, pungkas Waliikota Umar Zunaidi
Sementara Pimpinan PC HIMMAH Kota Tebing Tinggi, J. Meidianda mengatakan, pihaknya memiliki pandangan tersendiri terkait hibah aset tersebut. PC HIMMAH Kota mendukungdan meminta Pemerintah Kota Tebing Tinggi segera melakukan proses hibah tersebut sesuai peraturan yang berlaku.
Pria yang sedang menempuh pendidikan pasca-Sarjana di UIN Sumatera Utara ini berkomentar bahwa hal tersebut adalah terobosan dari Pemerintah Kota Tebing Tinggi yang harus tetap di dukung untuk meningkatkan kualitas SDM di Kota Tebing Tinggi dalam bidang pendidikan.
“Atas nama pengurus HIMMAH, saya mengingatkan akan banyak manfaat yang hadir di Kota Tebingtinggi jika pihak UIN Sumut segera membuka kampusnya di Kota Tebing Tinggi” ucap Pimpinan PC HIMMAH.
Lanjut Meidianda, aset yang di hibahkan juga untuk Negara yang dalam hal ini adalah UINSU di bawah Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) dan bukan ke pihak swasta, sehingga tidak ada yang harus di khawatirkan hadirnya kampus negeri di Kota Tebing Tinggi. Hal ini akan menguntungkan anak-anak Tebing Tinggi yang ingin berkuliah di kampus negeri namun terkendala biaya akomodasi.
“Untuk itu, bila Pemerintah Tebing Tinggi mewujudkan visi dan misi Kota Tebing Tinggi dengan meningkatkan kualitas pendidikan dan membangun kota jasa, terlebih dalam sektor pendidikan serta berdampak pada sektor perekonomian, maka HIMMAH siap mendukungnya” tegasnya.
Dijelaskan J Meidianda, aset yang merupakan bekas tempat pendidikan akan dimanfaatkan juga untuk pendidikan, jadi ini merupakan kesempatan yang harus segera di aminkan, sehingga pihak UINSU tidak melirik Kabupaten dan Kota lain untuk membangun kampusnya.
Kalau kita membangun kampus sendiri bagaimana mungkin bisa, karena kita tidak di dukung lahan yang luasnya hampir sekitar 20 hektar, mustahil hal tersebut di lakukan.
“Ini merupakan kesempatan emas yang harus kita syukuri, maka HIMMAH sangat berharap agar DPRD Kota Tebing Tinggi untuk menyetujui hibah tersebut” tandas Pimpinan PC HIMMAH.
Sebelumnya diketahui, mengikuti kebijakan Pemerintah Pusat bahwa Pendidikan Tinggi termasuk sekolah kebidanan menjadi urusan Pemerintah Pusat dan bukan Pemerintah Daerah lagi.
Untuk itu, agar tetap ada Pendidikan Tinggi Negeri di Kota Tebing Tinggi ini, maka Pemko Tebing Tinggi mengusulkan pembangunan Cabang Pendidikan Tinggi ke Kemenag RI. Selanjutnya Kemenag yang menerima usulan tersebut akan membangun cabang di Kota Tebing Tinggi melalui UINSU dengan catatan menghibahkan aset Pemko Tebing Tinggi berupa bekas Akbid tersebut kepada Kemenag. Maka cabang UINSU di Tebing Tinggi akan menjadi bagian dari pengelolaan Kemenag dan UINSU. (Rst)





