PW Pejuang Islam NUsantara Sumatera Utara dan Kepak Sayap Kebhinekaan turut berbagi saat banjir di Medan Labuhan, pada (02/03/2022).
Banjir sungai deli dan sekitarnya, diakibatkan hujan yang terus mengguyur kota Medan dan sekitarnya pada tanggal 27 sampai 28 Feb 2022.
Penduduk kota Medan mengalami kebanjiran terutama didaerah aliran sungai Deli, Belawan dan lainnya. Bersama PIN Sumut Ust Agus Rizal, Ust.Nizar Nur Al Perlisy, Abdul Ghafur Marbun fan Srikandi PIN Faridah bersama Kepak Sayap Kebhinekaan dan tim DPRD Sumut Rudi Hermanto serta kawan kawan membagikan bantuan berupa makan malam kepada penduduk Medan Labuhan tepatnya di depan masjid Al Osmani.
“Sungai Deli dan sungai lainnya saat ini sudah sudah mengalami pendangkalan sehingga bila hujan turun badan sungai tidak mampu menampung air, pejuang Islam NUsantara Sumatera Utara mendukung program Medan Tajir (Medan Tanpa Banjir), semoga pemerintah prov Sumut dan pemko Medan dapat merealisasikannya,” ungkap AG Marbun.
Ketua PIN Sumut Agus Rizal juga ikut menambahkan “saya anak daerah aliran sungai deli, Sei mati Medan Maimun, juga merasakan dampak pendangkalan tersebut, kita mengajak masyarakat sadar lingkungan, jangan buang sampah kesungai, biarlah bayar retribusi sampah tapi kita dapat nyaman saat hujan turun, bebas dari banjir”.
Mari kita jaga Poda Na Lima dalam Bahasa Angkola -Mandailing:
1. Paias Rohamu (Bersihkan Jiwamu).
2. Paias Pamatangmu (Bersihkan Badanmu).
3. Paias Parabitonmu (Bersihkan Pakaianmu).
4. Paias Bagasmu (Bersihkan Rumahmu).
5. Paias Pakaranganmu (Bersihkan Lingkunganmu).
Jelas Ust. Agus Rizal alumni pesantren Al Musthafawiyah Purba Baru, Mandailing Natal tyang didirikan Syekh Musthafa Husein Nasution Pendiri Nahdatul ‘Ulama Sumatera Utara.
By.Ardha





