DPRD Komisi I Ingatkan Pemko Medan Hindari Suap

  • Whatsapp

MEDAN I bongkarnews.com- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan dari Komisi I ingatkan Pemerintah Kota (Pemko) Medan supaya menghindari praktik suap terkait penempatan jabatan aparatur sipil negara (ASN) golongan III dan IV, seperti dugaan korupsi di Pemkot Tanjungbalai 2019 yang kjiniditangani KPK.

“Hal ini karena melihat perekrutan ASN golongan III dan IV Pemkot Medan menimbulkan kehebohan. Kami khawatir, karena kemarin baru saja kepala daerah diciduk KPK dugaan jual beli jabatan,” ujar Ketua Komisi I DPRD Kota Medan, Rudiyanto Simangunsong, di Medan, Jumat (07/05/2021).

Bacaan Lainnya

example banner

Politisi PKS ini menerangkan, pihaknya mengikuti perkembangan terkini proses lelang terbuka bagi 71 jabatan, di antaranya 47 jabatan eselon III dan 24 jabatan eselon IV khusus lurah.

Rudiyanto mengakui, muncul keanehan dari jabatan yang di lelang mengakibatkan menjadi pertanyaan warga merupakan hasil penilaian tim akademisi Fisipol Universitas Sumatera Utara (USU) dan Pemkot Medan.

Di antaranya, ditemukan jabatan Lurah Nelayan Indah, Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD, padahal kedua jabatan tersebut tidak ada ketika pengumuman tahap awal lelang, dan bertambahnya jumlah jabatan menjadi 72 orang.

“Tentang posisi jabatan yang dilamar, tetapi dapat di jabatan lain. Kok aneh, kata warga kepada kami,” kata Rudiyanto yang juga menjabat Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Medan ini mendesak supaya Pemkot Medan dapat menjawab berbagai keanehan yang muncul kepada publik.(ndo)

Pos terkait