Terkait Maitreya Sriwijaya, Bupati Minta Semua Pihak Koordinasi

BANYUASIN l bongkarnews.com – Seperti diketahui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banyuasin Meminta pihak Pemkab Banyuasin meninjau ulang bahkan mencabut Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Pusat Pendidikan (Pusdiklat) Maitreya Sriwijaya di Desa Talang Buluh, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan yang saat ini pembangunanya sudah mencapai 50 persen berdasarkan rapat kerja dengan mitra kemaren (05/09) di ruang rapat DPRD Banyuasin sepakat jika pembangunan Gedung Diklat ini di Stop, karena rentan dengan konflik..

Dalam rapat yang dihadiri anggota  DPRD Banyuasin, Asisten I Pemkab  Banyuasin,Perwakilan MUI, Pihak Kemenag dan Tokoh pemuda Kabupaten Banyuasin, serta pihak pelaksana pembangunan Pusdiklat Meitreya Sriwijaya PT.MCL Mega Ceria Lestari.

Anggota DPRD Banyuasin Emi Sumitra  mengatakan.

“dimana menurut nya jika pembangunan Pusdiklat Meitreya telah menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat untuk itu ia meminta kepada pemkab banyuasin agar mencabut IMB tersebut karena wilayah itu merupakan wilayah kota palembang” tegas emi

Sementara Bupati Banyuasin Melalui Kadis Kominfo Erwin Ibrahim ST. MM .MBA pagi ini Kamis Via Whatsapp (06/09) terkait hal ini mengatakan

“Karena sejak 2 bulan yang lalu, wilayah talang buluh sudah masuk kota palembang, maka terkait penyetopan atau hal lainya selanjutnya sudah menjadi kewenangan pemkot palembang Silakan untuk berkoordinasi dengan pemkot palembang dan Untuk penyetopan atau pun terus berlanjut sudah menjadi kewenangan pemkot palembang” tegas erwin (MD)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *