Target PAD Palas Tahun 2017 Minus 24,05 Persen

PALAS | BN  – Tidak terrealisasinya target pendapatan asli daerah(PAD) tahun anggaran 2017,sepertinya tidak dianggap satu masalah bagi pemerintah kabupaten Padang Lawas(Palas),dan malah terkesan hanya diam pasrah saja.Padahal capaian target PAD adalah salah satu urat nadi roda pemerintahan daerah.

Kabid Pendapatan I Lutfi E S.Eak didampingi M.Solihin Daulay SE diruang kerjanya Selasa(22/12) saat dikonfirmasi mengatakan,hingga menyisakan 7 hari kerja efektiv tahun 2017 pencapaian targer PAD tahun anggaran 2017 baru sekitar 75,95 persen atau minus 24,05 persen lagi.

Berikut disampaikannya uraian target versus realisasi tahun 2017

No       uraian              target pad(P-APBAD)                        realisasi                        persen              selisih

1          pajak daerah       13,058,687,959.00               9,786,586,571             74,94       (3,272,101,387)

2          Rettribusi             3,562,099,577                    2,735,119,180             76,78       (826,980,397)

            daerah

3          Hasil                 4,600,000,000                       2,886,630,438             62,75       (1,713,369,562)

Pengolahan daerah yang dipisahkan

4          Lain-lain           35,308,272,214                      27,522,256,632           77,95       (7,786,015581)

            PAD yang sah

Dalam hal ini kitapun tidak bisa berbuat banyak,kita hanya sifatnya menunggu para wajib pajak menyitorkan kewajibannya saja.Terlebih pada sektor PBB yang menurut perhitungan kami hanya mencapai 48 persen dari target dan begitu juga perolehan BPHTB yang hanya sekitar 43 persen pencapaiannya tahun 2017.

Sedangkan Istimasi pencapaian hingga akhir tahun 2017 dikatakannya uapaya maximal kami hanya sekitar 82 persen dari total target PAD tahun 2017 nantinya.

Sementara menurut Lutfi saat ini kendala dilapangan juga cukup berragam,salah satunya adalah minimya kesadaran masyarakat Kabupaten Padang Lawas dalam hal pajak,yang kedua adalah minimya tenaga yang ada di bidang pendapatan saat ini.

Saat disinggung terkait dasar pembuatan target PAD Kabid pendapatan 1 Lutfi mengatakan ada dua dasar pembuatan angka target  yakni Asumsi dan Potesi,keduanya digodok untuk melahirkan angkat target tersebut.Namun menurutnya ada beberapa peraturan daerah (perda) yang saat ini sudah tidak relevan untuk digunakan lagi dalam hal perolehan PAD,sehingga kita sudah coba ajukan revisi melalui kabag hukum dan sudah diteruskan ke DPRD Palas,kita berharap setidaknya pada pertengahan tahun 2018 yang akan datang perda perubahan tersebut sudah bisa dijalankan dengan terlebih dahulu disosialisasikan ke masyakat.pungkasnya

Kadis Pendapatan Daerah Kabupaten Padang Lawas Harzusli Fachri saat di konfirmasi sedang keluar kantor,dan ketika dicoba dihubungi melalui seluler pribadinya sedang tidak aktiv dan diluar jangkauan.Dan begitu juga dengan keesokan harinya.(Ali/Tim)

EPAPER BONGKARNEWS

Redaktur (ofice)

Berani Mengungkap, Lugas Membahas