Aceh Utara | Bongkarnews.com – Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), ditingkat Sekolah Menegah Pertama (SMP), di Kabupaten Aceh Utara berjalan Tertib dan Lancar, Meski hampir seluruh siswa, mengikuti ujian disekolah lain, karena hampir seluruh sekolah SMP di kabupaten setempat belum memiliki fasilitas komputer yang memadai.
Rosmaniah, Kepala sekolah menegah negeri 1, Kecamatan Dewantara, kabupaten Aceh Utara, saat diwawancarai media ini, Senin (23/4), di sela-sela kegiatan tersebut, mengatakan walau sekolah yang ia pimpin saat ini belum memiliki fasilitas komputer yang memadai, dan harus mengikuti UNBK di sekolah lain, namun dia obtimis para siswa di sekolahnya akan mampu meraih nilai maksimal.
“Saya optimis anak-anak didik saya akan meraih nilai maksimal, karena kami sudah melakukan berbagai persiapan beberapa bulan sebelum berlangsungnya UNBK, SMPN 1 Dewantara sudah beberapa kali melaksanakan simulasi ujian, dan Alhamdulillah para siswa sangat antusias dalam mengikuti kegiatan tersebut,” kata kepsek.
Rosmaniah juga menambahkan, walau sekolah yang ia pimpin belum memiliki fasilitas komputer yang memadai untuk kegiatan UNBK, namun sekolah tersebut, sudah memiliki Laboratorium komputer, yang sudah dapat digunakan untuk kegiatan belajar dan mengajar terhadap para siswa.
“Alhamdulillah walau sekolah kami belum memiliki fasilitas komputer yang memadai untuk kegiatan UNBK, namun sekolah SMPN 1 Kecamatan Dewantara, sudah memiliki Lab Komputer yang sudah dipungsikan untuk proses kegiatan belajar mengajar,” ungkap Rosmaniah.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Utara Saifullah, saat diwawancarai media ini, Selasa (24/4), diruang kerjanya menyebutkan, memang saat ini sekolah menengah pertama di Aceh Utara, belum memiliki fasilitas komputer yang memadai untuk kegiatan UNBK.
“Hanya beberapa sekolah menengah pertama saja, yang sudah memiliki sarana lengkap dan memadai untuk memenuhi kebutuhan kegiatan UNBK, namun pihak dinas akan terus berupaya untuk keluar dari permasalahan tersebut. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemerintah Kabupaten setempat, sangat obtimis di tahun 2019 nanti, 50 % sekolah menengah di Aceh Utara akan mengikuti UNBK di sekolahnya masing-masing,” kata Saipul.
Walau masih banyak sekolah belum memiliki Fasilitas yang memadai,, Tambah Saipul, Alhamdulillahl, tahun ini 82% sudah siswa-siswi sekolah menengah pertama di kabupaten Aceh Utara, sudah menjadi peserta UNBK, dan jumlah tersebut diatas ketentuan yang di tetapkan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), untuk daerah kabupaten/kota di Indonesia.
“Dari itu dirinya berharap kepada semua pihak, agar dapat mendukung atas program-program perioritas dinas PK Aceh Utara, yang tujuannya demi peningkatan mutu dan kemajuan pendidikan di Kabupaten Aceh Utara ini,” harap Saipullah.
Kabid Dikdas Dinas P dan K, kabupaten Aceh Utara, yang juga dipercayai Ketua panitia penyelenggara Ujian Nasional (UN), saat di konfirmasi media ini melalui telpon selulernya menyebutkan, dari 177 sekolah menengah pertama di kabupaten ini, hanya 22 sekolah yang mengikuti Ujian Nasional Kertas dan pinsil. Dan 155 sekolah sudah menjadi peserta UNBK.
“Dari 10,841 siswa SMP, hanya 1,168 siswa yang tidak menjadi peserta UMBK, 9,673 sudah mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer di Kabupaten Aceh Utara, dan jumlah tersebut lebih tinggi dari tahun sebelumnya. Bahkan tahun ini jumlah siswa yang menjadi peserta UNBK sudah mencapai 82%. Dan kami pihak Dinas berharap untuk tahun 2019 setiap SMP di Kabupaten ini harus mempersiapkan diri menjadi peserta UNBK,” tutup Razali.(rel)





