SMAN 5 Lhokseumawe Tumbuhkan Jiwa Entrepreneur Siswa Melalui Kegiatan Bazar

nuraini-sman-5
Kepsek SMAN 5 Lhokseumawe mendampingi ketua PGRI Lhokseumawe Faisal Matriadi saat meninjau produk siswa SMAN 5 pada kegiaatan bazar di sekolah setempat

LHOKSEUMAWE | BN – Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 5 Lhokseumawe, mengadakan Bazar bidang kewirausahaan. Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis (8/12/2016) di halaman sekolah setempat. Bazar itu diikuti oleh seluruh siswa-siswi yang memamerkan hasil karya berupa produk dalam bentuk pengolahan makanan dan berbagai kerajinan lainnya.

Tema kegiatan bazarnya yaitu “Mari kita tingkatkan life skill dan jiwa entrepreneurship melalui kewirausahaan sekolah, maju bersama, hebat semua”. Sedangkan hasil produksinya akan dipasarkan melalui “Wirausaha Bungong Jaroe smalima lhokseumawe”.

Kepala SMAN 5 Lhokseumawe, Nuraini MPd mengatakan bahwa sekolah yang dipimpinnya nya merupakan salah satu sekolah dari enam sekolah di Provinsi Aceh yang ditunjuk oleh pemerintah melalui Direktorat Pembinaan SMA sebagai sekolah berbasis kewirausahaan tahun 2016.

“Alhamdulillah, sejak ditetapkan sebagai sekolah berbasis kewirausahaan pada awal Agustus lalu, para siswa-siswi SMA Negeri 5 Lhokseumawe telah menghasilkan sejumlah produk, baik dalam bentuk pengolahan makanan, maupun dalam bentuk kerajinan tangan lainnya,” ujar Nuraini dalam sambutannya.

Ia menjelaskan, hasil pengolahan siswa-siswinya dalam bentuk makanan seperti kue bawang aneka rasa, kue seupet aneka rasa, rempeyek dan kue marke. Sedangkan hasil kerajinan tangan berupa rajut benang dan rajut tali kur.

“Semua produk itu kami pamerkan dalam kegiatan bazar sekolah kewirausahaan tahun 2016 ini kepada masyarakat,” sebutnya.

Ditambahkannya, kegiatan bazar ini sesuai dengan tujuan pemerintah dalam upaya menciptakan dan mencetak generasi muda berjiwa enterpreneurship pada masa yang akan datang, untuk itu mari kita dukung kegiatan kewirausahaan siswa-siswi SMAN 5 Lhokseumawe ini.

Menurutnya, ketrampilan siswa sudah menjadi rutinitas setiap minggu oleh siswa-siswa, dan didukung memlui mata pelajaran pra karya.

Selanjutnya produksi mereka dipasarkan ditoko-toko dan supermarket, termasuk juga akan dijual pada warung-warung kopi serta telah siap untuk menerima pesanan dari pihak luar yang ingin bekerjasama.

Sebelumnya, kegiatan itu dibuka secara tresmi oleh Kepada Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) Kota Lhokseumawe, yang diwakili oleh Kabid Sarana, Drs. Ikhwansyah, M. Pd, dan turut dihadiri oleh seluruh kepala SMA, SMK, SMP, dan SD se Kota Lhokseumawe. (Saqil)