Setiap Buka Musrenbang, Walikota Siantar Senantiasa Ingatkan Warga Jaga Kebersihan

SIANTAR | bongkarnews.com – Setiap kali membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2020 di tiap kecamatan, Walikota Pematangsiantar H Hefriansyah SE MM senantiasa mengingatkan warga untuk selalu menjaga kebersihan. Seperti saat membuka Musrenbang Tingkat Kecamatan Siantar Marihat, di aula Kantor Camat Marihat, Kamis (13/2/2020) pagi.

Hefriansyah dalam sambutannya menyatakan, masyarakat harus tahu kebutuhan pembangunan di wilayahnya. Karena ini dari masyarakat untuk masyarakat,” sebut Hefriansyah.

Hefriansyah dalam sambutannya saat membuka Musrenbang Kecamatan Siantar Marihat mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi dalam perencanaan pembangunan di wilayahnya masing-masing.

“Karena masyarakat yang tahu apa yang mereka butuhkan untuk direalisasikan oleh pemerintah melalui Musrenbang secara berjenjang,” katanya.

Dikatakannya, keterlibatan berbagai pihak dalam forum Musrenbang merupakan sesuatu yang mutlak. Sejak awal proses perencanaan dan pengambilan kebijakan publik, masyarakat luas harus terlibat secara nyata. Sehingga produk kebijakan program kegiatan pembangunan selaras dengan aspirasi dan kebutuhan masyarakat. Selanjutnya dalam hal implementasi dan pengawasan pembangunan, masyarakat juga diberikan ruang dan diharapkan terlibat secara proporsional. Sebab masyarakat merupakan subyek sekaligus obyek pembangunan.

Menyikapi perkembangan itu, Hefriansyah mengharapkan agar Musrenbang bisa menghasilkan komitmen kuat di antara pelaku pembangunan di berbagai sektor. Tentunya berdasarkan usulan program dan kegiatan yang telah disampaikan dan disepakati.

“Saya juga berharap usulan yang disampaikan lebih rasional dan jelas, sehingga nantinya dokumen perencanaan yang dibuat dapat diterima dan tidak menimbulkan masalah,” katanya.

Dalam kesempatan itu Hefriansyah mengatakan, di tahun 2019 pemerintah hanya mampu menganggarkan lebih kurang Rp400 juta untuk dana kelurahan. Namun tahun ini jumlahnya mencapai Rp1,134 miliar.

“Saya tidak akan pernah intervensi. Kalaupun ada intervensi, paling tidak itu intervensi tentang kebersihan. Karena karena masalah kebersihan bagi saya itu sangatlah penting. Pantang bagi saya tawar-menawar tentang kebersihan, dan intervensi kenyamanan tentang penataan kota,” jelasnya.

Hefriansyah meminta dana kelurahan sebesar Rp1,134 miliar dimanfaatkan dengan benar dan sungguh-sungguh serta serius. Sehingga tidak terjadi manipulasi dan kebocoran.

“Maka dari itu diharapkan kepada seluruh aparat perangkat kelurahan, baik masyarakat maupun pemberdayaan kelurahan untuk terlibat penuh. Libatkanlah masyarakat mulai dari pengawasan serta proses pengerjaannya. Paling tidak mereka punya perhatian untuk mengerjakannya dan dapat merasa bertanggung jawab untuk memiliki yang telah dikerjakan. Kepada rekan-rekan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menjadi abdi masyarakat, tolonglah berikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” pinta Hefriansyah.

Hefriansyah menyampaikan, di tahun 2019 pemanfaatan dana kelurahan cukup baik, dan menjadi tempat belajar bagi kabupaten/kota yang ada di Sumatera Utara.

“Kita sudah memberdayakan kelompok masyarakat. Dalam pemanfaatan dana kelurahan, melibatkan langsung warga kelurahan masing-masing, dan bukan dipihak-ketigakan,” tandasnya.

Sementara itu, Camat Siantar Marihat Robert Sitanggang SSTP menyampaikan, hasil rekapitulasi usulan dalam rembug warga di tujuh kelurahan sebanyak 404 usulan. Usulan tersebut meliputi infrastruktur 276 usulan, sosial budaya 62 usulan, dan ekonomi 66 usulan.

Robert juga mengatakan, Musrenbang sangat penting guna mendorong partisipasi masyarakat dalam menyusun perencanaan pembangunan tahunan di tingkat kecamatan. Selain itu, dimaksudkan untuk klasifikasi atas prioritas kegiatan pembangunan berdasarkan fungsi dan menampung serta membahas kebutuhan masyarakat yang diperoleh dari rembug warga, Musrenbang Kelurahan. Juga untuk mengidentifikasi kebutuhan kegiatan pembangunan kecamatan yang belum terakomodir di tingkat kelurahan dan memadukan perencanaan pembangunan di tingkat kecamatan.

Hadir dalam acara tersebut, anggota DPRD Pematangsiantar dari daerah pemilihan 3 Baren Alijoyo SH, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kadis PUPR) Ir Renward Simanjuntak, Plt Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pembangunan Daerah (Bappeda) M Hammam Soleh AP, Kapolsek Siantar Marihat, dan Danramil Siantar Marihat. (EP)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *