Setelah Memastikan Gereja Aman, Kapolres Bireuen Hadiri dan Nikmati “Gerak Lincah” Remaja Seni DKA Bireuen - Bongkarnews

Sitename

Description your site...

Setelah Memastikan Gereja Aman, Kapolres Bireuen Hadiri dan Nikmati “Gerak Lincah” Remaja Seni DKA Bireuen

Setelah Memastikan Gereja Aman,  Kapolres Bireuen Hadiri dan Nikmati “Gerak Lincah” Remaja Seni DKA Bireuen
Bendahara Dewan Kesenian Aceh (DKA) Kabupaten Bireuen, Fuadi (Kacamata), Berpose Dengan Seorang Tokoh Muda Kabupaten Bireuen, Musliadi Bukhari Sosok penting Jajaran Ormas “Poros Muda”. Dalam Gedung Aula Milik Pemerintahan Daerah, Cut Abang dan Fuadi Terlihat Berada DiKursi barisan Bagian Depan Sembari Menikmati Suasana Kemeriahan Menghiasi Kelangsungan Acara Pelantikan Pengurus DKA Kabupaten Bireuen Priode 2017 – 2022 oleh Wakil Bupati Bireuen H Muzakkar A Gani SH. MHi di Aula Setdakab Lama Setdakab Bireuen, Jumat Malam 22 Desember 2017. Sampai Akhir Tahun 2022 Nanti, Wadah Yang Akan Mengayomi Kemajuan Daerah Melalui Bidang Kesenian dan Kebudayaan Ini Akan Dinakhodai Oleh Ketua Terpilih Mukhlish AMd Serta Dilengkapi Sekum Cerdasnya Novianti Maulida Rahma SPd.

PDA

 

BIREUEN | BN – Setelah Berhasil Mengais suara Terbanyak  Dalam Agenda Acara Musda DKA III Kabupaten Bireuen, Propinsi Aceh pada penghujung bulan September lalu,  Ketua Terpilih Mukhlish AMd  beserta pengurus Dewan Kesenian Aceh (DKA) Kabupaten Bireuen Priode 2017 – 2022 yang telah tersusun, dikukuhkan oleh Wakil Bupati Bireuen Dr H Muzakkar A Gani SH MSi, Bertempat Di Aula Setdakab Lama Setdakab Bireuen Jumat malam 22 Desember 2017.

Sebagaimana dipaparkan Ketua Pelaksana Musda III Kabupaten Bireuen Novianti terkait hasil pelaksanaan musyawarah saat itu, Kesimpulan akhir dari hasil voting dengan total  sebanyak 17 suara,  Direktur Utama PT Takabeya Perkasa Grup Mukhlis AMd sukses memborong hingga 13 Poin suara, disusul dua pegiat seni kandidat pesaingnya yaitu Hermanto 3 suara serta Azhari yang Cuma mampu mengutip  1 angka.

Keberhasilan menggarap leader utama, dan sempat terselip agenda pertanggungjawaban pengurus lama, Panpel kemudian melaju item berikutnya nyakni membentuk tim formatur yang terdiri Ketua Terpilih, Novianti Maulida Rahma SPd  selaku Sekretaris dan Bendahara Dipercayakan Kepada Fuadi.

Sementara jajaran nama anggota terisi nama  diantaranya Syeh Mulyadi, Dewa Abdullah dan Syeh Kasem akan menyempurnakan struktur kepengurusan DKA Kabupaten Bireuen untuk ambil bagian mendampingi tugas pemerintah kabupaten dibagian yang terkait bidang kesenian dan kebudayaan.

Selain Hadir serta Disaksikan Ketua Dewan Keseniuan Aceh Acara pengukuhan pengurus DKA Propinsi Aceh baru selesai sekira pukul 11.00 Wib, yang ditandai dengan meredupnya kedengaran kalaborasi bunyi dari peralatan seni khas daerah yang mulai redup, Hening dan Silent total tersebut juga turut hadiri dan dinikmati  oleh sejumlah anggota Forkopimda Bireuen, terdiri dari  Kapolres Bireuen AKBP Riza Yulianto , Dandim 0111/ Bireuen Letkol Arm Adekson, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bireuen, Mochamad Jefry SH, MH  Komandan Yonif 113 Mayor Inf Yudhi Hendro Prasetyo.serta sejumlah kepala dinas dilingkungan Pemkab Bireuen.

Sebelum Tahun  1993, Kiprah Dewan Kesenian  masih dipengaruhi beragam permasalahan yang sangat mengganggu termasuk nuansa politik yang sangat menekan. Dan akhirnya Wadah dewan kesenian mengalami interpretasi untuk leluasa memainkan fungsi dan perannya menyusul Intruksi Mendagri No 5A tahun 1993 yang mengatur tentang pendirian Dewan Kesenian, Yang juga merupakan awal inisiatif pendirian Dewan Kesenian di seluruh Propinsi, dan Kabupaten/Kota Yang Keabsahannya dibuktikan dengan Surat Keputusan (SK) Kepala Daerah Setempat.

Pembentukan dan Keberadaan Wadah Organisasi Pegiat Seni dan Budaya memiliki tugas utamanya adalah mempersiapkan  diri untuk memantau setiap denyut nadi kehidupan seni-budaya, memberikan amatan, analisis, dan simpulan, masukan, pembinaan, dan mengajak para seniman untuk memikirkan berbagai hal dalam konteks kesenian dan kebudayaan.

Mengimbangi Suasana Antusiasnya para pengurus dalam melengkapi dan mengantar Wadah Kebersamaan hingga menemukan legalitasnya, Bupati Bireuen H Saifannur SSos Sebagaimana Yang Dipaparkan Wakilnya  H Muzakkar A Gani dalam uraian kata sambutannya antara lain mengharapkan Kepada Jajaran Pengurus DKA Bireuen Yang Baru Dilantik agar mampu serta dapat memposisikan diri sebagai salah satu wadah yang berfungsi sebagai mitra kerja pemerintah  membangun daerah pada bidangnya.

Menanggapi harapan Nakhoda II Pemkab Bireuen, Ketua DKA Bireuen Terpilih dan bertanggungjawab selama satu Priode sampai lima tahun mendatang,Mukhlis AMd dalam untaian kata sambutannya mulai membakar semangat jajaran anggotanya agar jangan tidur supaya seni serta budaya di Bireuen terasa kian merekah untuk tujuan dan sasaran utama yaitu perkembangan positif.

Mukhlish juga menyatakan tekadnya untuk berbuat aktiv, Harus Hidup sampai Nampak kentara fungsi wadah yang diketuainya.  “Walau Secara Pribadi Saya juga Punya Kesibukan Serta Tanggungjawab Sebagaimana Saudara-Saudara Semua Lainnya menapaki hidup mengayomi keluarga, Dengan Adanya Semangat Kebersamaan Dari Para Pengurus Semua Terkait tugas menghidupkan Wadah  Dalam ranah  Kesenian dan Kebudayaan Rasanya Tak Akan Menjadikan Beban ektra hingga waktu saya merasa terganggu sampai harus mengeluh,” demikian Tandas Kontraktor Muda Sukses, Dirut Utama PT Takabeya Grup Yang Memiliki Kantor Induk Di Kabupaten Bireuen ini.

Selanjutnya Mukhlis Jug  memaparkan tekad serta mengharap kepada pemerintah daerah agar memberi, kesempatan,kepedulian juga dukungan suntikan financial yang memang tersedia terutama dana suntikan APBN sebagaimana paparan program pemerintah pusat khusus Demi menghidupkan Bidang KeSenian Dan KeBudayaan, Sebagaimana Informasi Yang Tertuang Dalam Nomenklatur Pemerintahan Pusat Pada Tahun Anggaran Sebelum TA 2017.

.Jadinya Kami Pengurus DKA Bireuen Tidak Ada Waktu Menghayal apalagi  Untuk Tidur Lagi, Sebab terlepas dari banyak hal yang harus dibenahi, namun moment Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) Yang Akan Terselenggara Tahun depan (2018) juga menjadi cambuk perdana bagi kami membuktikan diri meraih prestasi, dan semua itu dukungan semangat serta financial memadai dari pihak pemerintah  adalah modal utama niat dan cita kami menghjarumkan nama daerah bakal teraplikasikan.

Ucapan apresiasi lanjutan terucap dari uraian kata sambutan Ketua Dewan Kesenian Aceh Maida Atmadja (DKA) Propinsi Aceh dengan kata pengakuannya bahwa Kabupaten Bireuen Banyak Melahirkan Seniman-Seniman Handal dan Dikenal setidaknya Dalam Lingkup Masyarakat se Propinsi Paling Ujung Bagian Barat Indonesia Ini.

Jelang penghujung acara serta berbarengan dengan masa yang kian larut malam , suasana kemeriahan acara pelantikan Pengurus DKA Kabupaten Bireuen Priode 2017 – 2022 Kian Bertanda Khas dengan diluncurkannya Panggung DKA I Dengan Mematri Label Khasnya Bertajuk  “The Light Of Bireuen”,.

 Suasana kemeriahan acara pelantikan Pengurus DKA Bireuen Jumat Malam,  diiringi dengan sejumlah pagelaran seni etnik Aceh lainnya, semisal yang dinamakan  Tarian Ranup Lampuan, Pmtoh, Rapai Geleng, Seudati dan lagu etnik Bungong JeumpaYang juga dipersiapkan kepiawaian lenggok tari dari kelompok usia remaja peserta penabuh rapai, anggota grub Seudati dan beragam bidang hiburan yang terayomi dibawah wadah DKA Bidang Kesenian dan Kebudayaan. (Roesmady)