Sepulang Umroh, Kadisdik Bireuen Nasrul Yuliansyah Mundur dari Jabatannya

Setelah lima tahun lebih mengabdi sebagai orang nomor satu didunia pendidikan Pemkab Bireuen, akhirnya Nasrul Yuliansyah mengajukan pengunduran diri dari jabatan pejabat eselon II nya. Permohonan Nasrul Yuliansyah diajukannya sepulang dari Umroh sekitar satu bulan silam dan dipenuhi Bupati Saifannur melalui SK pemberhentian nya yang tercatat berlaku sejak tanggal 1 April 2018 .

 

BIREUEN | BN –  Sepertinya belum banyak yang mengetahui jika Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Bireuen  Drs. Nasrul Yuliansyah, M.Pd nyatanya sudah mengundurkan diri secara sah dari jabatan eselon II selaku salah seorang Kadis. Begitu juga belum ada penjelasan pasti dari Bupati Biereun terkait alasan dasar yang membuat Nasrul Yuliansyah menyuguhkan surat permohonan mundur dari tanggunggjawabnya.

Bacaan Lainnya

Namun menurut keterangan yang dihimpun BongkarNews dari kalangan jajaran dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga yang dipadukan jua informasi dari kalangan pejabat Kantor Bupati Bireuen membenarkan kalau surat permohonan mundur Pak Nasrul sudah disahuti dengan SK Pemberhentian Bupati Bireuen sebagai kepala daerah sejak 1 April 2018 lalu.

Jelang Prosesi pengukuhan Kadis pengganti, sejak 1 April 2018 pengambil kebijakan juga telah melimpahkan jabatan Kadis Pendidikan Pemuda dan Olahraga Pemkab Bireuen kepada Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Drs. M. Nasir, M.Pd, dan karena yang bersangkutan sedang DL mendampingi  rombongan Tim DKA mewakili Indonesia memenuhi undangan mengikuti “Damanhour International Folk Festival” yang berlangsung di Provinsi Damanhour, Mesir hingga tanggal 7 April 2018. Sementara pelaksana tugas Kadis kemudian di PLT kan kepada  Kabid SMP  T.Syukri yang merupakan pejabat posisi Kabid SMP Di SKPK bersangkutan.

Beragam sinyalemen tercetus dari beragam sumber ketika media ini mendalami kebenaran serta alasan utama Kadis Pendidikan Pemuda dan Olahraga Bireuen mengambil sikap mengajukan mundur diri dari jabatan yang sudah lima tahun lebih diembannya.

Ada yang menduga-duga kalau kadis yang baru sekitar satu bulan lalu pulang umroh bersama keluarganya itu mengambil langkah mundur karena bakal menjadi salah seorang bacaleg DPRA, demi moral karena bisikan firasatnya yang bakal tidak lagi menjadi sosok prioritas dalam pelaksanaan mutasi eselon II yang akan digelar dalam waktu dekat, dan ada pula yang mengaku sesuai pengakuan beliau sendiri kalau sikap yang diambil itu tidak berkaitan dengan unsur politik dan lainnya, Cuma ingin beristirahat menenangkan diri menjelang masa pensiun dalam waktu dekat yaitu pada bulan Juli 2018.

Sumber dari pejabat kalangan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Bireuen sendiri yang minta namanya tidak ditulis mengaku kaget menerima informasi Kadis minta mundur. “Kami malah baru mengetahuinya melalui pernyataan beliau sendiri yang dilayangkan melalui Massanger dan WatsApp, setelah SK pemberhentiannya tanggal 1 April turun dari Bupati H Saifannur SSos,” ungkap sumber terpercaya.

Inilah untaian kalimat pernyataan yang mengartikan pamit diri yang dikirimkan Nasrul Yuliansyah kepada beberapa pejabat jajarannya seraya mengakhirinya dengan penuh harap untuk Teruslah berkarya untuk Bireuen tercinta ini .

Asww!!! Bingkai waktu yang membatasi gerak kita. Ketika kuas masih ditangan, kanvas masih membentang panjang dan aneka warna tersedia Goreskan..goreskan sesuatu, tumpahkan semua emosi agar muncul ekspresi yang indah..karya yang bagus yang akan dikenang kelak dikemudian hari.

Waktu untuk bkp/ibuk masih panjang untuk mewarnai anak didik menjadi generasi yang indah dan cemerlang dimasa depan, yang mampu mengalahkan tantangan dan sukses dalam kehidupannya.

Saya pamit dari hadapan bpk/ibuk sebagai Kadisdikpora tetapi saya tidak pamit sebagai “sahabat” bpk/ibuk sekalian tentu saya masih dibolehkan bersilturrahmi dengan semua sahabatku, sahabat yang pernah membesarkan namaku. Sungguh sulit kulupakan dan tak mungkin kulupan.

 Dalam mengabdi selama 5 tahun 4 bulan, saya harus menjalankan semua regulasi, pastinya selalu bersinggungan dengan bpk/ibuk sekalian. Bila ada yang tersakiti bahkan ada yang terlukai hatinya, dengen jaro 10 diateuh ule saya mohon untuk dimaafkan. Ka bpk/ibuk peumeuah lontuan??? Maaf..izin saya pamit. Teruslah berkarya untuk Bireuen tercinta! Salam.. Salam Edukasi! (Roesmady)

Pos terkait