Rekonsulidasi Menyeluruh PA Pesisir Bireuen, Posisi “Nakhoda”, Diraih Sosok Muda Bernama Fauzan

Foto : Inilah Sosok Tokoh Muda Bernama Fauzan (25) mantan Aktivis Mahasiswa Almuslim Peusangan yang Kini Menjadi Ketua Partai Aceh (PA) wilayah Kecamatan Kuala Bireuen, Setelah unggul dalam acara konsolidasi menyeluruh Partai PA oleh Sejumlah Petinggi DPW PA Bireuen di Kawasan Kecamatan Kuala Minggu 1 April 2018.

BIREUEN | BN – Menghadapi Pesta Pileg 2019, Partai Aceh (PA) terus melaksanakan rekonsulidasi intern dengan tujuan membenah diri dari ketimpangan yang melekat, dengan tujuan  tercapainya sesuatu posisi yang ditargetkan.

Proses berbenah diri setelah evaluasi dilakukan temasuk dalam bentuk pemilihan ketua baru sejumlah tingkat mulai  kecamatan secara terbuka dengan melibatkan para pimpinan sagoe, juga diikuti tokoh berbagai kalangan komunitas dari masyarakat beberapa desa sekitar.

Pelaksanaan dengan maksud evaluasi serta melengkapi anggota partai dengan kebijakan penyegaran dalam bentuk pemilihan ketua baru Minggu 1 April 2018, dilaksanakan di bagian pesisir Bireuen Kecamatan Kuala. Dari empat nama calon Ketua baru  Partai Aceh Wilayah Kecamatan Kuala, Bireuen yang mencuat, akhirnya dimenangkan oleh Fauzan.

Dihadapan Ketua DPW Partai Aceh Wilayah Bate Ie Like, Tgk Darwis Djeunieb yang berkenan  hadir dan menyaksikan langsung proses pemilihan,  Fauzan (25) merupakan sosok kaum muda yang dikenal cerdas, berpegaulan luas, energik dan fleksible meraih keuanggulan dari tiga juga kaum muda calon saingannya dalam Prosesi Pemilihan yang berjalan secara terbuka yang dimotori oleh Kautsar, S. Hi, selaku Sekretaris DPW Partai Aceh Kab. Bireuen.

Masih dalam suasana keharuan menyusul keunggulannya menjadi Ketua Partai Aceh (PA) wilayah Kecamatan Kuala Bireuen usia Fauzan, ketua yang baru terpilih masih layak dikatagorikan remaja karena hingga bulan April 2018 ini usianya baru memasuki 25 tahun.

Dalam Penyampaian kata singkatnya sebagai ketua yang baru terpilih, Fauzan menyampaikan rasa terimakasih kepada semua elemen yang telah melimpahkan kepercayaan untuk menakhodai Partai Lokal (PA) yang memiliki bendera berwarna merah hati,dengan lambang khas Aceh yakni bintang bulan.

Sudah Saat nya partai lambang khas perjuangan masyarakat Aceh dijaga serta dibesarkan oleh kaum muda dengan sikap siap berdiri dibarisan depan dalam memupuk persatuan dan menjaga marwah bangsa Aceh. Karnanya, pemuda cerdas mantan wakil presiden mahasiswa Universitas Almuslim Peusangan mengajak seluruh masyarakat kawasan wilayah pesisir Bireuen merapatkan barisan, bersinergi untuk membesarkan Partai Aceh (PA) dan setidaknya mampu meraih satu kursi DPRK pada pileg 2019 nanti.

Pemuda anergik yang diyakini  masih steril dari pengaruh penggunaan narkoba ini juga mengharap dukungan seluruh kalangan dalam mengawali tugas perdananya. Dalam melaksanakan tugas formatur Fauzan lagi-lagi mengharapkan dukungan semiua pihak agar mampu memenuhi kesempurnaan struktur anggota pengurus baru yang segera akan dilaksanakan dengan melibatkan para KPA, simpatisan serta tokoh masyarakat dari berbagai kalangan.

Seibarat kata petuah, juga sebagai penyemangat Ketua baru dan seluruh masyarakat kawasan Kuala yang sempat berhadir mengikuti acara tersebut, tokoh pejuang GAM mantan panglima wilayah Bate Ie Like Tgk Darwis Djeunieb dalam item kata sambutannya turut  menyampaikan, sebagai partai lokal yang lahir pasca MOU Helsinki sepatut-nya kita bersatu dalam menyelesaikan persoalan masyarakat melalui jalur politik.

Ditambahkan, bahwa hari ini siapa pun secara terbuka boleh mencalonkan diri untuk bergabung dan juga menjadi Ketua Partai PA, harapan kuat kami menghadapi pesta pileg 2019. “Semoga saja diantara sosok tokoh caleg Partai Aceh (PA)  dari Kecamatan Kuala ini, setidaknya mampu meraih satu kursi di DPRK Bireuen dalam pileg 2019 yang akan datang,” . demikian tandas Darwis Djeunieb dengan intonasi serius dan penuh harap. (Roesmady)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *