Rakerda DPD Persada Siantar-Simalungun Dirangkai Seminar Anti Narkoba

SIANTAR | bongkarnews.com – Dewan Pimpinan Daerah Parsadaan Pomparan Raja Sonang Sedunia (DPD) Persada Siantar-Simalungun menggelar rapat kerja daerah (rakerda). Acara tersebut dirangkai Seminar Penyuluhan Pencegahan Anti Narkoba, yang dibuka Walikota Pematangsiantar H Hefriansyah SE MM melalui Staf Ahli Drs Daniel H Siregar, di Simalungun Room Siantar Hotel, Senin (25/11) sekitar pukul 10.50 WIB.

Hefriansyah dalam sambutannya yang disampaikan Daniel Siregar mengharapkan generasi muda menjadi agen-agen pemersatu bangsa yang anti narkoba dan anti radikalisme. Menurutnya, bahaya narkoba dan radikalisme saat ini dirasakan semakin menjadi fenomena utama kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Oleh karena itu narkoba dan radikalisme merupakan aspek penting yang harus terus kita gaungkan,” katanya.

Sebagai salah satu benteng yang kuat guna menjaga kualitas generasi yang cerdas, katanya, jika tidak dibentengi, maka narkoba dan radikalisme akan berdampak pada keutuhan dan persatuan nasional Indonesia.

“Ada faktor internal dan eksternal tantangan bangsa kita ke depan. Apapun bentuk tantangannya, kuncinya adalah cinta tanah air dan bagaimana mengubah tantangan menjadi peluang. Generasi muda harus diberi pengetahuan untuk menghadapi tantangan tersebut. Salah satunya dengan digelarnya seminar ini,” ujarnya.

Kota Pematangsiantar, lanjutnya, merupakan kota yang multikultural dengan berbagai suku, budaya, dan agama yang mampu hidup berdampingan dengan damai, aman, dan nyaman.

“Kota Pematangsiantar juga memiliki generasi muda yang besar, yang berdaya saing dan kreatif serta up to date terhadap perkembangan zaman yang tentunya sangat rentan terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba dan radikalisme,” imbuhnya.

Rasa cinta kepada tanah air, katanya lagi, harus tetap menjadi benteng kuat bagi semua, khususnya generasi muda di tengah berbagai fenomena tren globalisasi yang begitu dinamis. Terlebih dengan perkembangan teknologi informasi seperti media sosial yang berbagai informasi baik itu positif maupun negatif mudah tersebar. Sehingga dengan rasa cinta tanah air maka akan ada filter dari informasi tersebut.

“Saya berharap para peserta seminar ini dapat menjadi agen-agen pemersatu bangsa, yang anti radikalisme dan juga siap memerangi narkoba di mana pun, kapanpun, serta dalam situasi apapun. Mari kita jaga bersama kesatuan dan persatuan negara Republik Indonesia,” tandasnya.

Diungkapkan, baru ini rakerda pungutan marga yang menggelar Rakerda tidak hanya membicarakan program marganya. Namun juga mengedepankan kepentingan di tengah-tengah masyarakat dengan menggelar Seminar Penyuluhan Pencegahan Anti Narkoba.

Sementara itu Ketua DPD Persada Siantar-Simalungun mengatakan, bahaya narkoba dan juga radikalisme serta pengangguran menjadi orientasi di Persada. Karenanya, DPD Persada Siantar-Simalungun terpanggil.

Bahaya tersebut bukan semata-mata tanggung jawab pemerintah, baik legislatif dan aparat hukum lainnya. Melainkan juga lembaga masyarakat dan juga lembaga-lembaga marga harus sama-sama bertanggung jawab dalam hal pencegahan dan penanggulangan narkoba. (EP)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *