Tebing Tinggi I bongkarnews.com-Guna meningkatan pelayanan air minum kepada masyarakat, Pemerintah Kota Tebing Tinggi melalui Dinas terkait melaksanakan proyek pemasangan pipa air minum atau pipanisasi di kota Tebing Tinggi di semua Kecamatan yang ada.
Kegiatan pipanisasi yang notabenenya akan dipergunakan BUMD Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Tirta Bulian ini diduga sangat meresahkan warga yang terdampak atas proyek ini. Pasalnya, pekerjaan ini terkesan kurang diawasi, terlihat dari galian tanah hasil dari pengorekan untuk pemasangan pipa berserakan di sepanjang badan jalan yang menjadi sasaran pipanisasi tersebut.
Pantauan di beberapa lokasi kegaitan, tidak tampak terpasang plank proyek agar masyarakat umum mengetahui jenis pekerjaan dan siapa pelaksana proyek tersebut.
Seperti kegiatan pipanisasi yang berada di Jalan Musyawarah, Lingkungan III, Klurahan Bulian Kecamatan Bajenis, Kota Tebing Tinggi, terlihat para pekerja yang tidak menggunakan APD dan tidak menggunakan masker saat melakukan penggalian tanah.
Kepada bongkarnews.com, Alex Saragih, warga setempat mengungkapkan sangat resah atas adanya kegiatan ini yang secara tiba-tiba melakukan pengorekan tanah untuk pemasangan pipa.
“Selain becek, batu yang bercampur tanah hasil pengorekan berserakan. Jika ada truk melindas tanah korekan, dapat membahayakan pengguna jalan dan warga setempat,” kesalnya.
Kepada Dinas yang mengawasi pelaksanaan proyek, diminta untuk segera membersihkan timbunan tanah yang berserak untuk memudahkan warga melintasi parit korekan tersebut. Janganlah pelaksana proyek hanyav mengambil keuntungan semata, tanpa memikirkan dampaknya bagi masyarakat yang melintas khususnya penduduk setempat,” sebutnya lagi
Untuk mengetahui lebih jelas atas kegiatan ini, awak media mencoba mempertanyakan kegiatan ini kepada salah seorang pekerja yang ada di lokasi. Ia mengemukakan bahwa dirinya dan teman-temannya hanya sebagai bekerja . Biasanya pemasangan pipa seperti ini, milik PDAM Tirta Bulian,” ungkapnya.
Terkait dampak dari pengerokan tanah yang menyebabkan becek, timbunan tanah dan kerikil berserakan, ia menjelaskan kami hanya suruh bongkar dan timbun seperti ini saja pak, namanya kami bekerja sesuai dengan yang diperintahkan.
Sementara itu, saat proyek pipanisasi ini ditanyakan kepada Direktur PDAM Tirta Bulian, Khoiruddin melalui hubungan telepon selular, Direktur PADAM mengatakan tidak tahu menahu atas pekerjaan tersebu meskipun pemasangan pipa air minum tersebut nantinya akan dikelola oleh PDAM Tirta Bulian.
Bahkan untuk besaran nilai proyek tersebut dan jenis pekerjaannya pun, saya tidak tahu bang. Nantinya, saya hanya menerima hasil pekerjaannya saja, proyek itu naungan Dinas PUPR lah bang,” kilahnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan dari Dinas PUPR Tebing Tinggi sebagai penanggungjawab dan pengawasan atas proyek pemasangan pipa air minum tersebut. (Rst)





