Prabowo Meninggal Dunia Kena Serangan Jantung

MATRAMAN | bongkarnews.com – Salah seorang panitia KPPS di kecamatan Pisangan Baru, Matraman, Jaktim, Rudi Mulia Prabowo (57) meninggal dunia karena kelelahan serta tak makan saat bertugas.

Diceritakan Sukaisih istri almarhum Prabowo menuturkan, sang suami meninggal dikarena serangan jantung dan akibat kelelahan juga kurang asupan masakan selama bertugas di TPS 009 pasca Pemilu. Demikian dikutip dari laman SUARA.com.

Tanggal 22 April Inez anak Prabowo mengatakan ayahnya sempat muntah saat tertidur dan langsung dilarikan ke RSUD Matraman. Sesampainya di RS, Prabowo sudah tak bernyawa.

“Papa bilang katanya keliyengan (pusing) terus, sempet ngobrol dengan saya, minta diambilkan air hangat terus tidur. Pas saya keluar, tiba-tiba mama teriak papa muntah. Terus pas saya periksa sudah tak ada denyut (nadi),” tuturnya.

Hingga kini pihak KPU menyebut jumlah petugas KPPS yang meninggal berjumlah 225 orang.

“Bertambah, jumlah anggota wafat sebanyak 225 dan sakit 1.470,” ujar komisioner KPU Viryan Aziz kepada wartawan, Kamis (25/4/2019).

Data yang dihimpun hingga petang ini, total petugas KPPS yang meninggal dunia dan sakit berjumlah 1.695 orang.

“Total tertimpa musibah sebanyak 1.695 orang. Ini data per pukul 18.00 WIB,” ujar Viryan.

Terkait hal ini, KPU sudah berkoordinasi dengan Kemenkeu untuk memberikan dana santunan bagi keluarga korban petugas KPPS yang meninggal. KPU mengatakan saat ini pihaknya masih menunggu besaran santunan dari Kemenkeu.

“Untuk admin pembayaran, KPU masih menunggu penetapan Standar Biaya Masukan Lainnya (SBML) oleh Menkeu,” ujar Sekjen KPU Arif Rahman Hakim saat dihubungi wartawan, Kamis (25/4).(Net)

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *