Sitename

Description your site...

Pengurusan KTP di Disdukcapil Kota Langsa Dipungli Ratusan Ribu

1957 KALI DIBACA
Pengurusan KTP di Disdukcapil Kota Langsa Dipungli Ratusan Ribu

LANGSA | BN – Masyarakat yang melakukan pengurusan KTP, KK, dan Akte kelahiran di kantor Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kota Langsa yang berada di jalan, Panglima Polem tepatnya di Gampong Jawa Belakang Kecamatan Langsa dipungli mencapai Ratusan Ribu. Seperti salah seorang Masyarakat terpakasa harus mengeluarkan uang yang begitu besar hingga ratusan ribu untuk mengurus KTP saja, Dimana hal tersebut sangat bertolak belakang dengan slogan yang terpampang di spanduk kantor itu.

Seperti halnya yang menimpa Agus salah seorang warga paya Bujok Blang Pase, kepada bongkarnews.com menceritakan, Saat dirinya mengurus KTP, ia diminta uang oleh oknum Pegawai (PNS) Kantor Capil, yang berinisial WB, sebanyak Rp. 250.000. Namun dirinya hanya mempunyai uang Rp.200.000. Kemudian oknum tersebut mengambil uang tersebut berjanji dalam satu Minggu KTP sudah siap, tiba pada tempo yang dijanjikan datang mengambil KTP, ternyata Cuma surat keterangan KTP yang diberikan, dan WB tersebut kembali menuntut uang pada agus sebanyak Rp. 50.000 sebagaimana nilai tarif yang telah ditentukan sebelumnya.

“saya tidak mau memberikan lagi, di karenakan janji KTP siap satu Minggu, namun sampai dengan enam bulan KTP juga belum siap, itupun harapan saya dengan menyerahkan uang sebanyak itu tujuan agar KTP cepat siap. Ternyata yang terjadi sebaliknya dari janji,” jelas Agus dengan nada kesal.

Sementara  Kepala Disduk Capil Kota Langsa Aji Asmanuddin, Ia membantah, bahwa  jika ada bawahanya yang meminta uang dalam pengurusan administrasi,”tunjukkan kepada saya siapa namanya sekarang juga saya panggil dan akan saya hajar di ruangan saya  untuk saya tunjukkan di depan kalian,”Ujar Kepala Capil dengan nada yang keras.

Ditempat yang  sama, awak media bongkarnews juga mengkonfirmasi oknum PNS Capil yang di duga melakukan pungli itu,  berinisial WB, dirinya mengakui telah meminta uang untuk mengurus KTP, sebanyak Rp. 250.000. namun uang yang baru di berikan hanya Rp.200.000. Tapi KTP belum siap karena belum ada blangko,”kata oknum PNS inisial WB di ruang kerjanya.

Menanggapi hal tersebut Ketua LSM Gempala Zulfadhli S.sos,Turut angkat bicara, terkait terjadi pungli di disdukcapil yang di lakukan oleh oknum berinisial WB, dirinya meminta kepada penegak hukum segera menangkap, dan memproses oknum tersebut yang berinisial WB,  karena atas perbuatanya sudah melawan Hukum hingga meresahkan masyarakat dengan meminta uang untuk memperkaya diri,

Kepada Wali Kota Langsa Usman Abdullah ( Toke seu’um) agar segera menyikapi perihal tersebut, apabila segera  mencopot Kadis Disduk Capil yang selama ini Melakukan Pembiaran kepada bawahanya untuk melakukan Pungli dalam pengurasan KTP, KK dan Akte Kelahiran,”tegas ketua LSM Gempala Zulfadhli di salah satu cafe di Kota Langsa. (Zainal)

Tags:
banner 468x60