Medan,BN- Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S,MSi diwakili Asisten Administrasi Umum Ikhwan Habibi Daulay,SH didampingi Kepala Badan Kepegawai Daerah Kota Medan Lahum,SH menyambut baik kunjungan Kerja Pemerintah Kabupaten Gresik dipimpin Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Gresik Drs. Nadlif bersama romobongan yang berjumlah 35 orang, Rabu (15/11) di Balaikota Medan.
Kunjungan ini, kata Nadlif membawa 30 orang peserta Pendidikan dan latihan (Diklat) Manajemen Akselerasi Pembangunan Gresik dari eselon III. Diklat ini merupakan kebijakan Bupati untuk diikuti bagi eselon III melalui seleksi. Maksud kegiatan Diklat ini untuk menambah wawasan bagi peserta yang kerjasama dengan pihak ketiga Mark Plus. Peserta Diklat ini terdiri dari Sekretaris, Camat, kepala Bidang, Kepala bagian.
“ Harapan Bupati, bagi peserta Diklat nantinya akan dapat mengikuti lelang jabatan untuk menduduki eselon II melalui seleksi yang ketat.” ujar Nadlif.
Menurutnya, Kota Medan jauh lebih maju dibandingkan dengan kabupaten Gresik, baik dari PADnya, jumlah penduduk maupun luas daerah, oleh sebab itu maka kami pilih kota Medan sebagai tujuan studi banding. Untuk itu, kami dari pemerintah Kota Gresik ingin belajar di Kota Medan ini dalam berbagai bidang, antara lain tentang Tata Ruang, kepegawaian, , Retrebusi, Pekerjaan Umum.
Sebelumnya, Ikhwan Habibi Daulay menjelaskan pertemuan ini bukan hanya kepentingan KKabupaten Gresik saja, akan tetapi saling mempunyai kepentingan. Untuk itu kami atas nama pemerintah kota Medan mengucapkan terima kasih atas kunjungan Pemerintah Kabupaten Gresik.
Dijelaskan Habibi, Kota Medan merupakan kota ke-3 terbesar di Indonesia mengalami tingkat petumbuhan pendudk yang cukup dtinggi seiring dengan dinamika dan pertumbuhan ekonomi kota. Saat ini tercatat jumlah penduduk kota Medan sudah hamper mencapai lebih kurang 2,9 juta jiwa dengan keragaman etnis, bahasa dan agama.
Selanjutnya, kata Habibi, Dalam hal pemberian pelayanan kepada masyarakat, Pemerintah kota Medan terus berupaya mealkukan peningkatan kualitas dan kapasitas jalan. Hal ini juga sejalan dengan amanat sebagaimana yang tertuang dalam RPJMD kota Medan 2016 – 2021 yang bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan system jaringan jalan dan transportasi perkotaan terutama di wilayah lingkar luar yang semakin terpadu, efesien efektif dan ramah lingkungan .
Ditambahkan Habibi, Kota Medan memiliki program strategis dibidang pengembangan Sistem Tranportasi kota Medan antara lain, Revitalisasi Terminal Tipe A, pemasangan ATCS akan ditingkastkan menjadi ITS ( Inteligent Tranport System), pembangunan Under Pass dan Fly Over, Penyiapan Sistem angkutan missal ( BRT dan LRT) serta perbaikan jalur Pedestarian/trotoar (ft )





