Pemerintah Didesak Bangun Jalan Aspal di Seunuddon

Aceh Utara | BN – Jalan yang menghubungkan empat Desa yakni Desa Mantang jelikat, Darul Aman, Cot trung, dan Tanjong Gulumpan mengalami kerusakan parah sepanjang 8 kilometer. Akibat kerusakan jalan itu aktivitas warga menjadi terganggu dan berbagai pengguna jalan sempat jatuh disaat musim hujan tiba ketika melintas jalan tersebut.

Warga empat desa yang masih berada di Kecamatan Seunuddon, dan Baktiya,Kabupaten Aceh Utara ini berharap segera ada perbaikan jalan ( aspal ).

Bacaan Lainnya

Mashuri, SPd.I Geuchik Desa Darul Aman dan didampingi oleh warganya kepada Bongkarnews.com jumat 31 maret 2017 mengatakan, Dirinya sangat kecewa dengan Pemerintah Aceh sekarang dimana Pemerintah sekarang menurutnya belum sepenuhnya menampung aspirasi masyarakat, misanya, jalan yang ada didesa dipimpinnya sekarang saat ini belum terealisasi pengaspalan. Jalan tersebut penghubung dua Kecamatan dan sudah 14 Tahun jalan itu tidak diperhatikan oleh Pemerintah.

Tambahnya, banyak orang – orang dikecamatan ini menduduki jabatan – jabatan elit di pemerintah Aceh, misalnya, H.Muzakir Manaf Wakil Gebernur, Ketua DPRA Tgk Muharuddin dan masih banyak anggota legeslatif yang berasal dari kecamatan ini ditingkat kabupaten Aceh Utara.

Lanjutnya, Dan jalan tersebut sudah pernah dinaikan proposal tiga kali ketingkat Provinsin Aceh dan Kabupaten dan kedalam musarambang pun pernah diusulkan tetapi tidak pernah terealisasi apa yang masyarakat harapkan.

Hal yang sama juga dikatakan oleh Geuchik Cot Trung, Murhaban. Murhaban mengatakan, warga desa kami sangat berharap kepada Pemerintah untuk segera jalan desa kami diaspal.Kalau tidak terealisasi di tahun anggaran ini, Geuchik yang ada di empat desa ini sudah nekat di tahun 2018 akan melakukan perbaikan atau pengerasan jalan tersebut dengan menggunakan Dana ADD bantuan Pemerintah Pusat, bebernya pada awak media Bongkarnews.com.

“Kami berharap jalan yang sangat penting bagi kelancaran perekonomian masyarakat ini segera diperbaiki, apalagi sudah empat belas tahun tidak kunjung diaspal “. tambahnya.

Terlebih medan jalan di beberapa sudut yang sangat licin yang sangat berbahaya ketika dilintasi di musim hujan karena jalanan basah “, tutpnya. (SF ).

Pos terkait