Sitename

Description your site...

script type="text/javascript"> var uid = '184876'; var wid = '396385';

Pedagang Pasar Mingguan Kota Subulussalam Bingung Diatasi

3527 KALI DIBACA
Pedagang Pasar Mingguan Kota Subulussalam Bingung Diatasi

SUBULUSSALAM | BN – Pasca dua bulan lebih beroperasinya pasar rakyat Kota Subulussalam yang  berlokasi di Desa Penanggalan Timur Kecamatan Penanggalan Yang di programkan pemerintah Setempat, dimana Perpindahan  pedagang kaki lima (PKL) setiap hari minggu dari  tempat lapaknya masing masing yang sudah di sediakan oleh pihak disprindakop UKM dan energi, kota Subulussalam hingga Kini belum di perkiraan belum mampu teratasi dengan stabil.

Berdasarkan Pantauan Media BN, Pada hari Minggu 26 November 2017.
Banyak pedagang kaki lima di seputar jalan Adam Kamil, desa Subulussalam Utara. berjualan di atas trotoar tepat nya di depan pajak harian kota subulussalam. bahkan sampai memakai teras rumah warga setempat. bukan saja hal penertiban warga pedagang, bahkan jalan jalur dua Adam Kamil, sempat terjadi kemacetan kenderaan berlalu lintas bagi masyarakat terlihat macet. karna warga membludak berbelanja di pajak harian kota Subulussalam

Pada hal pasar rakyat kota subulussalam sudah di jadikan oleh pemerintah kota Subulussalam. adalah pada hari minggu musyawarah mupakati pemerintah kota subulussalam. menentukan masyarakat pedagang berjualan di pasar rakyat kota subulussalam di penanggalan Timur.

Pada hari senin, 28 November 2017 kepala dinas Sprindakop UKM dan Energi .T.Ali asrul S.Hut. di ruang kerjanya bersama dengan Kabid. perdagangan dan koperasi, mengatakan kepada awak media,bahwa masyarakat PKL belum begitu banyak mempunyai kesadaran di pindahkan ke pasar rakyat kota subulussalam di penanggalan Timur .

Sebahagian masih  bertahan berjualan di wilayah pinggiran jalan dan teras warga. kami dinas sprindakop ukm sudah melakukan selama ini pengarahan dan berbagai macam himbauan namun toh masih bertahan. kesalnya. tapi walau pun begitu kalau ada perintah dari Walikota  bahwa di tutup.

 maka kami tetap tindak tegas bagi pedagang yang masih nakal berjualan tidak pada tempatnya. bahkan jika masing masing dinas yang terkait bertindak sesuai dengan Tupoksinya maka pasar rakyat kota subulussalam jelas pindah ke penanggalan Timur ujarnya.

Maka kami sekarang bingung dan rasanya sulit penertipan pedagang kaki lima yang berjualan di atas trotoar badan jalan. jika ada perintah dari atasan bisa saja minggu depan dilakukan musyawarah dengan dinas yang masing masing membuat komitmen dalam penutupan pasar tersebut katanya. (sjp).

script type="text/javascript"> var uid = '184876'; var wid = '396385';
script type="text/javascript"> var uid = '184876'; var wid = '396385';